POLITIK
2 menit membaca
Ledakan mematikan di Moskow melukai separatis anti-Ukraina
Menurut media Rusia, Armen Sarkisian adalah mantan pejabat tinju dari Ukraina timur yang membentuk sebuah batalion untuk melawan Kiev pada tahun 2022.
00:00
Ledakan mematikan di Moskow melukai separatis anti-Ukraina
Rusia telah dilanda serangkaian pembunuhan dan ledakan misterius sejak dimulainya perang Ukraina-Rusia. / Foto: AFP / AFP

Sebuah ledakan di kompleks perumahan mewah di Moskow telah menewaskan satu orang dan melukai empat lainnya, termasuk seorang separatis Ukraina yang berjuang melawan Kiev, menurut laporan agensi berita Rusia.

Media negara Rusia melaporkan pada hari Senin bahwa seorang mantan pejabat tinju dari Ukraina timur yang membentuk sebuah batalion untuk melawan Kiev, Armen Sarkisian, termasuk di antara yang terluka.

Rusia telah dihantam oleh serangkaian pembunuhan dan ledakan misterius sejak dimulainya perang Ukraina-Rusia.

"Seorang tewas dan empat lainnya terluka" setelah "ledakan," lapor agensi berita TASS, mengutip pejabat kesehatan yang mengatakan bahwa yang terluka dalam kondisi serius.

Media Rusia awalnya melaporkan bahwa Sarkisian, yang memimpin federasi tinju separatis di kota Gorlivka, Ukraina timur, tewas dalam ledakan tersebut, namun kemudian mengoreksi bahwa dia selamat.

"Sarkisian dirawat di rumah sakit. Kondisinya dianggap sangat serius," kata sumber kepolisian yang dikutip oleh agensi berita Interfax.

Agensi berita Ria Novosti mengutip seorang pejabat layanan darurat yang mengatakan bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh "alat peledak."

Menurut media Rusia, Sarkisian membentuk batalion untuk berperang di Ukraina pada tahun 2022.

Agensi berita menerbitkan rekaman dari lobi gedung di barat laut Moskow, menunjukkan aula yang rusak parah, pintu yang hancur, dan kaca pecah.

Rusia Mencegat 70 Drone Ukraina

Sementara itu, sistem pertahanan udara Rusia mengklaim telah mencegat dan menghancurkan 70 pesawat tanpa awak (UAV) Ukraina semalam, menurut Kementerian Pertahanan negara tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian mengatakan 27 drone ditembak jatuh di wilayah Rostov, 25 di Volgograd, tujuh di Astrakhan, lima di Voronezh, empat di Belgorod, dan dua di Kursk.

Gubernur Volgograd, Andrey Bocharov, menggambarkan insiden tersebut sebagai "serangan besar-besaran" oleh drone sayap tetap, dengan mengatakan sebagian besar dari mereka berhasil dicegat.

Ia menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa, tetapi puing-puing dari drone yang jatuh menyebabkan kebakaran kecil di sebuah kilang minyak, yang segera dipadamkan.

SUMBER: AA AFP

Jelajahi
Dicopot dari kepala BGN, posisi Dadan Hindayana digantikan Nanik S Deyang
Lima kali Trump menegur Netanyahu — dan apa yang terjadi kemudian
Menlu Türkiye Hakan Fidan tiba di Indonesia untuk perkuat kerja sama perdagangan dan pertahanan
Mengapa kebijakan Jerman terhadap China memecah Eropa dan melemahkan ekonominya sendiri
Presiden Prabowo terima kunjungan Wakil Perdana Menteri Qatar, bahas penguatan kerja sama bilateral
Pengadilan Thailand bebaskan tokoh politik progresif dari tuduhan pencemaran nama baik kerajaan
Bagaimana visi Turkik milik Erdogan membentuk ulang kawasan Eurasia
Apa itu ‘anti-weaponisation fund’ Trump: penjelasan dana penyelesaian senilai US$1,8 miliar
Indonesia sebut belum ada komitmen soal akses udara militer AS
Mengapa ekspansi Israel di Siprus Yunani menimbulkan kekhawatiran atas keamanan regional
Xi peringatkan Trump tentang 'bentrokan dan konflik' jika isu Taiwan ditangani dengan buruk — media negara
Trump di Beijing: Dapatkah diplomasi China-AS menstabilkan guncangan energi dan keamanan Asia?
Ajudan BJP India tewas ditembak di Benggala Barat usai hasil pemilu
Grup parlemen Kanada-Indonesia aktif kembali, dorong kemitraan strategis
Pelajaran dari tatanan dunia baru: Keamanan tidak dapat dibeli, tetapi harus dibangun
Prabowo teken Perpres rencana aksi nasional pencegahan ekstremisme 2026–2029
“Jumlah anggota Kongres kulit hitam dan Latino bisa berkurang” — pakar soroti Voting Rights Act AS
Apakah perang AS-Iran membawa Moskow dan Teheran lebih dekat ke aliansi militer?
Powell mundur sebagai ketua The Fed namun tetap menjabat sebagai gubernur
Serangan asam terhadap aktivis picu sorotan atas demokrasi di Indonesia