DUNIA
2 menit membaca
Startup Nepal gunakan drone untuk bersihkan sampah di Gunung Everest
Sebuah kerja sama antara Airlift Technology dan yayasan amal menargetkan pembersihan lebih dari 1.000 kilogram sampah dari Everest musim ini.
Startup Nepal gunakan drone untuk bersihkan sampah di Gunung Everest
Galeri Foto Global Gambar Minggu Ini / AP

Sebuah startup asal Nepal mulai menggunakan drone untuk mengangkut sampah dari Gunung Everest.

Menurut situs resmi Airlift Technology, sebuah drone berhasil menyelesaikan uji coba pengiriman di ketinggian lebih dari 6.000 meter sambil membawa muatan seberat 15 kilogram.

“Muatan maksimum yang diuji di Base Camp Everest adalah 32 kilogram,” tulis perusahaan itu, seraya menambahkan bahwa proses pengiriman sampah dari Camp 1 ke base camp juga telah “diuji dan dinyatakan berhasil.”

Proyek ini dilaksanakan dengan dukungan dari Pemerintah Desa Khumbu Pasang Lamhu, tempat Gunung Everest berada, serta DJI—perusahaan pembuat drone terbesar di dunia yang berbasis di China.

Base Camp Everest dan Camp 1 dipisahkan oleh Khumbu Icefall, yang disebut DJI sebagai “salah satu bagian paling berbahaya dalam pendakian.” Mereka menambahkan bahwa “secara teori helikopter bisa melakukan perjalanan ini, tetapi jarang digunakan karena bahaya besar dan biaya tinggi.”

Perusahaan China itu juga menyebut bahwa setiap pendaki diperkirakan meninggalkan sekitar 8 kilogram sampah di Everest.

Kesepakatan yang ditandatangani oleh Cimex BYD Charity Foundation (CBCF) dan Airlift Technology mencakup pembersihan lebih dari 1.000 kilogram limbah di musim pendakian kali ini.

Pemerintah Nepal telah meluncurkan inisiatif pembersihan gunung setiap tahun sejak 2019. Hingga tahun 2024, upaya Nepal untuk membersihkan Gunung Everest dan puncak Himalaya lainnya telah menghasilkan pengumpulan 119 ton sampah serta penemuan 14 jenazah dan beberapa kerangka manusia.

Hingga saat ini, dua pendaki telah meninggal dunia dalam upaya mencapai puncak Gunung Everest tahun ini.

SUMBER:Anadolu Agency
Jelajahi
Menlu 12 negara kecam serangan Israel, desak penghormatan kedaulatan Suriah
Belanda buka konsulat kehormatan di Makassar, perluas kerja sama hingga permudah visa
Indonesia bantah tuduhan AS soal praktik transshipment, sebut berbasis asumsi
Menlu Sugiono kunjungi Australia dan Selandia Baru, perkuat diplomasi Asia-Pasifik
Dialog strategis perdana Indonesia-China akan fokus pada penguatan kemitraan ekonomi
Indonesia dan Jerman perkuat kemitraan ekonomi dan transisi energi
Peringati HUT Kemerdekaan RI di Ankara, Indonesia-Türkiye tegaskan kemitraan strategis
Gempa susulan M5,7 guncang Flores, SAR perluas evakuasi kelompok rentan
BNN gagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair dari Malaysia di perairan Kepri
Perkuat ekspor kayu lestari, RI dan Uni Eropa pererat kemitraan dagang
Cincin Api Pasifik: Fakta penting tentang kawasan paling rawan gempa di dunia
Negara sahabat sampaikan ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia
Palestina sampaikan duka dan solidaritas untuk Indonesia usai gempa mematikan di NTT
Rubio: AS bidik kemitraan mineral kritis dan keamanan maritim dengan Indonesia
Di parlemen Australia, PM Albanese tegaskan Indonesia adalah mitra utama terpenting
Türkiye sampaikan ucapan HUT ke-81 RI, tegaskan kedekatan sebagai ‘Saudara dan Sahabat’
Bantu tanggap gempa NTT, Uni Eropa tawarkan akses satelit Copernicus
Gempa dahsyat 7,7 magnitudo guncang Indonesia, Tim SAR bergerak cepat lakukan penyelamatan mendesak
Indonesia dukung aturan pemberitahuan awal uji rudal balistik jarak jauh
Aktivis serukan boikot Sephora setelah umumkan penjualan produk di Israel