KONFLIK ISRAEL-IRAN
2 menit membaca
Kepala badan nuklir PBB peringatkan risiko radiasi serius usai serangan drone di fasilitas UEA
Kepala badan pengawas nuklir PBB memperingatkan bahwa serangan langsung terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir Barakah di Uni Emirat Arab dapat memicu dampak radioaktif yang serius.
Kepala badan nuklir PBB peringatkan risiko radiasi serius usai serangan drone di fasilitas UEA
Grossi memperingatkan bahwa hantaman langsung terhadap fasilitas nuklir UEA dapat menyebabkan pelepasan radioaktif besar-besaran. (Foto: ARSIP) / AP

Kepala badan pengawas nuklir PBB memperingatkan bahwa serangan langsung terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir Barakah di Uni Emirat Arab dapat menimbulkan konsekuensi radioaktif yang parah.

Dalam sidang darurat Dewan Keamanan PBB setelah serangan drone yang menargetkan fasilitas tersebut, Rafael Grossi mengatakan situasinya sangat mengkhawatirkan.

“Ini adalah fasilitas nuklir di Timur Tengah, di mana konsekuensi dari sebuah serangan bisa sangat serius,” kata Grossi.

Ia menegaskan bahwa fasilitas Barakah di Emirat Abu Dhabi—sekitar 300 kilometer dari ibu kota—merupakan fasilitas nuklir aktif yang menyimpan ribuan kilogram material nuklir.

“Jika terjadi serangan terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Barakah, hantaman langsung dapat menyebabkan pelepasan radioaktivitas dalam jumlah sangat besar ke lingkungan,” ujarnya.

Grossi menambahkan bahwa kerusakan pada jalur pasokan listrik eksternal juga dapat menimbulkan risiko serius, termasuk potensi kerusakan inti reaktor.

Ia memperingatkan bahwa kedua skenario tersebut akan membutuhkan langkah perlindungan darurat, termasuk evakuasi, perlindungan di tempat aman, serta penggunaan yodium stabil hingga radius ratusan kilometer.

Grossi juga mengumumkan bahwa dirinya akan segera melakukan perjalanan ke kawasan tersebut untuk mengevaluasi “kesiapan dan kapasitas respons darurat” negara-negara terkait.

Pada Minggu, pejabat UEA mengatakan kebakaran terjadi di dekat fasilitas Barakah akibat serangan drone.

UEA pada Selasa menyebut serangan drone yang memicu kebakaran di dekat Pembangkit Energi Nuklir Barakah pada Minggu berasal dari wilayah Irak.

Kementerian Pertahanan UEA mengatakan dua drone lain yang berhasil dicegat pada hari yang sama juga diluncurkan dari Irak.

Otoritas Regulasi Nuklir Federal pada Minggu menegaskan bahwa kebakaran tersebut tidak memengaruhi keselamatan fasilitas maupun sistem kritisnya, dan seluruh unit tetap beroperasi normal.

UEA kini meluncurkan penyelidikan untuk mengungkap sumber serangan terhadap fasilitas tersebut.

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan kawasan sejak AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada Februari, yang kemudian memicu serangan balasan di kawasan Teluk serta penutupan Selat Hormuz.

SUMBER:TRT World & Agencies