PERANG GAZA
2 menit membaca
Pemukim ilegal Israel hancurkan satu-satunya jalur pasokan air ke Umm Safa di Tepi Barat
Warga Umm Safa kehilangan akses air mengalir setelah pemukim Israel menghancurkan satu-satunya pipa pasokan air desa tersebut saat pembangunan jalan menuju permukiman ilegal.
Pemukim ilegal Israel hancurkan satu-satunya jalur pasokan air ke Umm Safa di Tepi Barat
Pemukim ilegal Israel memutus akses air ke desa di Tepi Barat yang diduduki. (Foto: ARSIP) / Reuters

Pemukim ilegal Israel menghancurkan satu-satunya jalur pasokan air yang melayani sebuah desa Palestina di Tepi Barat yang diduduki. Akibatnya, warga kehilangan akses terhadap air di tengah berlanjutnya perluasan permukiman ilegal Israel, menurut sumber setempat.

Sumber tersebut mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pasukan Israel membuldoser lahan milik warga Palestina dan menghancurkan pipa utama sekaligus satu-satunya yang memasok air ke Desa Umm Safa, di barat laut Ramallah, saat membangun jalan baru menuju permukiman di dekat kawasan tersebut.

Serangan itu membuat desa tersebut tidak lagi memiliki akses terhadap air mengalir.

Umm Safa dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan aksi agresi dari pasukan Israel yang berasal dari permukiman dan pos-pos ilegal di sekitarnya, yang semakin membatasi akses warga Palestina ke lahan pertanian mereka.

Wilayah Tepi Barat yang diduduki juga mengalami lonjakan serangan oleh pemukim ilegal dan tentara Israel terhadap lahan pertanian Palestina. Serangan itu mencakup pembakaran, penghancuran menggunakan buldoser, serta pembatasan akses petani ke lahan mereka, terutama di sekitar permukiman dan pos-pos ilegal.

Harian Israel Yedioth Ahronoth melaporkan pada Senin bahwa pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berencana mengalokasikan sekitar 2 juta dolar AS dari anggaran negara untuk mendanai kelompok ekstremis Hilltop Youth.

Kelompok yang anggotanya sebagian besar tinggal di pos-pos permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki itu telah berulang kali melakukan serangan terhadap warga Palestina dan dianggap sebagai inti ideologis dari gerakan ekstremis "Price Tag".

Sejak 8 Oktober 2023, tentara Israel dan para pemukim ilegal telah menewaskan sedikitnya 1.169 warga Palestina, melukai 12.666 lainnya, menangkap sekitar 23.000 orang, serta memaksa 33.000 warga mengungsi.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Tiga anak termasuk dalam 10 warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Gaza
Bagaimana sebuah kasus pengadilan dapat menghentikan aliran dana negara bagian AS ke kas perang Israel
Israel menghancurkan pendidikan di Gaza, dan dengan demikian, masa depan anak-anak
Hamas tuduh Israel ciptakan 'kekosongan administrasi' di Gaza
Bayi Palestina meninggal setelah ambulans terhambat di pos pemeriksaan Israel
Israel setujui 13 permukiman ilegal, Palestina memperingatkan isolasi Yerusalem Timur yang diduduki
Bagaimana hegemoni hidro Israel telah menyebabkan kekurangan air dan krisis kemanusiaan di Gaza
Israel ajukan RUU yang melarang Azan menggunakan pengeras suara
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar tewas di Gaza akibat serangan Israel
'Eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya': Israel tutup seluruh akses ke kota di Tepi Barat
Serangan udara Israel menewaskan delapan warga Palestina di Gaza, termasuk seorang ibu dan anak
Hampir 1,7 juta warga Palestina yang mengungsi hidup dalam kondisi memprihatinkan di Gaza: PBB
Krisis reproduksi hantui Gaza, pejabat kesehatan peringatkan lonjakan kasus keguguran
Delapan negara Muslim mengecam Israel atas serangan-serangan ke masjid di Tepi Barat
Penghuni ilegal Israel membakar dua masjid di Tepi Barat yang diduduki
Prabowo dan Abbas berbicara via telepon, Indonesia kembali tegaskan dukungan untuk Palestina
Serangan Israel di Gaza tewaskan 3 warga Palestina dalam pelanggaran gencatan senjata baru
Pemukim Israel bakar kendaraan dan serang masjid di Tepi Barat yang diduduki
Lebih banyak warga Palestina tewas di Tepi Barat sejak 2023 dibandingkan 17 tahun terakhir: Oxfam
Survey: Dunia tidak percaya Netanyahu