Qatar gelar pemakaman korban serangan Israel di Doha
Pihak berwenang Qatar meningkatkan keamanan dengan mendirikan pos pemeriksaan di jalan-jalan menuju masjid tempat prosesi pemakaman dilangsungkan.
Qatar telah menggelar prosesi pemakaman bagi para korban serangan Israel di Doha.
Emir Qatar, Syekh Tamim bin Hamad Al Thani, juga turut menghadiri salat jenazah di Masjid Imam Muhammad ibn Abd al Wahhab di Doha pada Kamis.
Lima anggota Hamas dan seorang personel keamanan Qatar tewas dalam serangan Israel yang menargetkan ibu kota pada Selasa.
Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, mengidentifikasi kelima anggotanya yang tewas sebagai Humam al-Hayya, putra dari kepala negosiatornya Khalil al-Hayya; direktur kantornya, Jihad Labad; serta tiga pengawal, yaitu Abdullah Abdul Wahid, Moamen Hassouna, dan Ahmad Abdulmalik.
Seorang personel keamanan Qatar, Kopral Badr Saad Al-Dosari, juga tewas.
Kementerian Dalam Negeri Qatar menyampaikan belasungkawa dan simpati kepada keluarga para korban, menegaskan bahwa semua tindakan yang diperlukan telah diambil “untuk menjaga kehidupan dan properti.”
Satu peti mati berbendera Qatar dan lima peti mati lainnya berbendera Palestina dibawa ke masjid, seperti ditunjukkan dalam rekaman langsung dari televisi Qatar.
Kementerian dalam negeri menyatakan para jenazah akan dimakamkan di Pemakaman Mesaimeer setelah pemakaman di Masjid Syekh Mohammed bin Abd al Wahhab.
Mantan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh juga dimakamkan di Qatar setelah pembunuhannya dalam serangan Israel di Iran pada Juli 2024.