DUNIA
2 menit membaca
China memperingatkan Filipina setelah latihan militer di Laut China Selatan bersama AS dan Jepang
China mengecam Filipina atas mengadakan latihan maritim bersama sekutu-sekutunya, dengan menyatakan bahwa China akan melindungi kedaulatan teritorial di Laut China Selatan.
China memperingatkan Filipina setelah latihan militer di Laut China Selatan bersama AS dan Jepang
Filipina melakukan latihan maritim bersama Amerika Serikat dan Jepang. / AP

Beijing mengkritik Filipina pada hari Minggu karena mengadakan latihan maritim bersama dengan AS dan Jepang di perairan Laut China Selatan yang disengketakan, menurut laporan Xinhua News yang dikelola oleh negara.

Angkatan Bersenjata Filipina menyatakan bahwa mereka telah melaksanakan Kegiatan Kerja Sama Maritim Multilateral ke-11 bersama Komando Indo-Pasifik AS dan Pasukan Bela Diri Maritim Jepang pada hari Jumat dan Sabtu.

Dalam pernyataan yang diunggah di media sosial AS, X, latihan tersebut disebutkan sebagai bentuk komitmen teguh Filipina untuk melindungi kepentingan maritimnya dan menjaga perdamaian serta keamanan di kawasan.

Sebagai tanggapan atas latihan tersebut, Beijing menyatakan bahwa Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China melakukan patroli di Laut China Selatan pada hari Jumat dan Sabtu.

Tian Junli, juru bicara komando tersebut, mengatakan bahwa Filipina telah berkolusi dengan negara-negara di luar kawasan untuk melakukan apa yang disebut sebagai "patroli bersama," menyebarkan klaim "ilegal" tentang Laut China Selatan, dan merusak "perdamaian dan stabilitas" di kawasan tersebut.

"Kami dengan tegas memperingatkan pihak Filipina untuk segera menghentikan provokasi dan tindakan yang meningkatkan ketegangan di Laut China Selatan," kata Tian, seraya menambahkan bahwa upaya untuk mendapatkan bantuan eksternal tidak akan berhasil.

Tian menekankan bahwa Komando Teater Selatan tetap waspada tinggi untuk dengan tegas menjaga "kedaulatan teritorial dan keamanan nasional" China, serta untuk mempertahankan "perdamaian dan stabilitas" di Laut China Selatan.

"Setiap upaya untuk memicu masalah atau mengganggu ketertiban di Laut China Selatan pasti akan gagal," tambahnya.

SUMBER:AA
Jelajahi
Indonesia dorong BRICS perkuat perdagangan dan akses pasar bagi UMKM
KSAU Indonesia dan Australia terbang formasi di Pitch Black 2026
Indonesia tegaskan hukum laut tetap berlaku saat perang
Berbeda dengan UEFA, Indonesia dukung Infantino lanjutkan kepemimpinan FIFA
Kebakaran Gunung Bromo meluas hingga 120 hektare, angin kencang picu titik api baru
Indonesia-Arab Saudi sepakati kerja sama investasi strategis melalui penanaman modal
Kedubes Iran respon pernyataan Prabowo, tegaskan program nuklirnya untuk tujuan damai
Menhan RI dan Thailand perkuat kerja sama pertahanan, sepakati latihan pasukan khusus
Peluang besar UMKM lokal, Kemenhaj bidik pasar rantai pasok haji di Arab Saudi
Kemenlu AS akan tutup konsulat di Medan dan 4 negara lain
Indonesia–Thailand perkuat kemitraan strategis, fokus ekonomi dan stabilitas ASEAN
Indonesia dan Australia perkuat kerja sama maritim lewat Cassowary Exercise 2026
Indonesia dorong resiliensi ASEAN hadapi ancaman bencana dan krisis
ASEAN mempercepat negosiasi CoC dengan China Laut di tengah ketegangan Selat Hormuz
Indonesia dan Jepang bahas perluasan peluang kerja serta pengembangan SDM terampil
Perkuat akses ke Amerika Selatan, Indonesia dan Peru sepakat percepat perundingan CEPA
Perkuat pertahanan udara Indo-Pasifik, TNI AU dan PACAF gelar A2AT ke-18 di Hawaii
KBRI Tokyo imbau WNI tetap waspada setelah gempa M7,1 di Kumamoto
World Para Athletics Grand Prix 2026: Tim Para Atletik Indonesia raih 16 medali
Pemerintah pantau kepulangan ABK Indonesia terdampak serangan rudal di Selat Hormuz