Ajang MotoGP yang digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan bagi Indonesia. Pemerintah mencatat penyelenggaraan balapan motor kelas dunia tersebut menghasilkan perputaran ekonomi sebesar Rp4,96 triliun pada 2025.
Pencapaian itu disampaikan dalam peluncuran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Mandalika International Circuit, kawasan KEK Mandalika, NTB.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, mengatakan MotoGP telah berkembang menjadi lebih dari sekadar kompetisi olahraga.
Menurutnya, dampak ekonomi yang tercipta pada penyelenggaraan tahun lalu berasal dari meningkatnya kunjungan wisatawan, pergerakan sektor transportasi dan perhotelan, aktivitas perdagangan, serta keterlibatan pelaku usaha di daerah.
Penyelenggaraan MotoGP selama lima tahun berturut-turut sejak debutnya pada 2022 juga memperlihatkan tingginya kepercayaan internasional terhadap kapasitas Indonesia sebagai tuan rumah acara berskala global.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyoroti besarnya potensi sektor sport tourism dan industri olahraga dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kita percaya dalam mendorong daripada sport tourism dan sport industry, yang salah satunya bagaimana berbagai pihak, baik pemerintah, private sector, dan juga masyarakat, kita semua spending sama-sama untuk pertumbuhan daripada ekonomi,” kata Erick.
Dampak MotoGP juga dirasakan langsung di tingkat daerah. Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menyebut lebih dari 600 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terlibat dalam berbagai kegiatan pendukung selama penyelenggaraan balapan.
Penyelenggaraan MotoGP membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat serta memperkuat daya tarik wisata Mandalika dan NTB. Kegiatan ini juga membantu menarik investor dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, Pertamina Grand Prix of Indonesia telah menjadi salah satu agenda sport tourism terbesar di Indonesia. Pemerintah berharap edisi 2026 semakin memperkuat posisi KEK Mandalika sebagai destinasi unggulan yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata nasional.















