Washington, DC — Saat Amerika Utara terakhir kali menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA putra pada 1994, turnamen tersebut digelar di Amerika Serikat.
Kini, ketika turnamen kembali ke kawasan tersebut setelah 32 tahun, Piala Dunia 2026 juga akan menjadi penutup perjalanan bagi dua raksasa sepak bola yang luas dianggap sebagai pemain terbaik sepanjang masa (GOAT), Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
Selama sekitar dua dekade terakhir, peta sepak bola dunia ditandai oleh satu kenyataan yang mencolok: Ronaldo dari Portugal dan Messi dari Argentina seolah bermain di liga mereka sendiri, sementara pemain-pemain lain bersaing di level yang berbeda.
Keduanya telah mengukir karier legendaris dengan memenangkan hampir seluruh gelar bergengsi yang tersedia, memecahkan berbagai rekor, dan membawa tim mereka mencapai level yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Kini, di penghujung karier gemilang mereka, Ronaldo yang berusia 41 tahun dan Messi yang berusia 39 tahun akan memimpin Portugal dan Argentina di Piala Dunia FIFA 2026, yang diperkirakan menjadi penampilan terakhir mereka di panggung internasional.

Legenda dengan segudang rekor
Lahir dengan nama Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro di Madeira, Portugal, Ronaldo memulai karier profesionalnya bersama Sporting CP pada musim 2002-03.
Setelah tampil impresif dalam laga persahabatan melawan raksasa Inggris Manchester United, pemain berjuluk CR7 itu direkrut Setan Merah pada 2004. Bersama United, ia meraih tiga gelar Liga Inggris secara beruntun, satu Piala FA, dan trofi Liga Champions pada 2008.
Pada 2009, ia bergabung dengan Real Madrid, salah satu klub tersukses di dunia, tempat pengaruhnya terhadap sepak bola semakin terlihat.
Ronaldo meraih berbagai gelar bersama Los Blancos, termasuk La Liga, Liga Champions UEFA, Copa del Rey, dan Piala Dunia Antarklub FIFA.
Pada 2018, ia melanjutkan kariernya bersama Juventus selama tiga tahun dan mempersembahkan dua gelar Serie A.
Setelah menjalani periode kedua bersama Manchester United, Ronaldo bergabung dengan klub Arab Saudi Al Nassr, tempat ia bermain hingga saat ini.
Ronaldo telah menegaskan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi yang terakhir baginya.
"(Piala Dunia 2026) pasti akan menjadi yang terakhir karena saya sudah berusia 41 tahun... Ketika saya mengatakan pensiun akan segera datang, itu benar-benar akan segera terjadi. Saya telah memberikan segalanya untuk sepak bola. Saya sudah menjalani karier selama 25 tahun. Saya telah melakukan semuanya. Saya memiliki banyak rekor dan sangat bangga. Jadi mari menikmati momen ini," kata Ronaldo dalam wawancara dengan CNN pada November 2025.
Namun, pelatih Portugal Roberto Martinez menyatakan keyakinannya bahwa sang penyerang veteran masih bisa tampil di Piala Dunia pada usia 45 tahun.
Ketika ditanya apakah Ronaldo masih mungkin bermain di Piala Dunia 2030, Martinez baru-baru ini mengatakan kepada radio Cadena Ser, "Tak seorang pun seharusnya meragukan itu. Dia telah mendapatkannya."
Ronaldo akan mencatatkan rekor penampilan keenam di Piala Dunia saat memimpin Portugal di turnamen tahun ini. Portugal juga akan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama Spanyol dan Maroko.
Portugal akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia melawan Republik Demokratik Kongo pada 17 Juni, sebelum menghadapi Uzbekistan pada 23 Juni. Laga terakhir Grup K akan mempertemukan mereka dengan Kolombia pada 27 Juni.
Ronaldo juga telah mengumumkan dimulainya "misi" bersama tim nasional Portugal.
"Começa a Missão Mundial!" ("Misi Piala Dunia Dimulai!"), tulis bintang Portugal itu di media sosial pada Senin, dengan harapan akhirnya mampu mempersembahkan trofi Piala Dunia bagi negaranya.

Maestro lapangan
Jika Ronaldo dikenal berkat atletisme, ketajaman mencetak gol, dan kemampuannya dalam duel udara, Messi lebih dikenal karena visi permainan dan kemampuan dribelnya.
Kisah Messi dimulai di Rosario, Argentina, tempat ia lahir pada 1987, sebelum menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya bersama Barcelona.
Bersama Blaugrana, Messi menyempurnakan permainannya dan mengoleksi rekor 35 trofi, termasuk 10 gelar La Liga, tujuh Copa del Rey, delapan Piala Super Spanyol, empat Liga Champions, tiga Piala Super UEFA, dan tiga Piala Dunia Antarklub FIFA.
Pada 2021, ia bergabung dengan klub Prancis Paris Saint-Germain dan meraih tiga trofi tambahan dalam dua tahun, termasuk dua gelar Ligue 1 dan satu Trophee des Champions.
Saat ini, Messi bermain untuk Inter Miami, klub sepak bola profesional Amerika Serikat.
Messi telah menyatakan bahwa Piala Dunia 2026 hampir pasti menjadi turnamen terakhirnya bersama tim nasional Argentina.
"Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, saya rasa saya tidak akan bermain di Piala Dunia berikutnya. Di usia saya sekarang, itu adalah hal yang wajar untuk dipikirkan," ujar Messi setelah kemenangan 3-0 Argentina atas Venezuela pada September 2025.
Pada Desember 2025, ia bahkan mengakui bahwa dirinya mungkin saja tidak tampil pada 2026, meski memiliki keinginan besar untuk ambil bagian.
Meski demikian, Messi masih membuka kemungkinan memainkan beberapa laga persahabatan sebagai ajang perpisahan. Namun, media, rekan setim, dan federasi sepak bola Argentina secara umum meyakini bahwa ia akan pensiun dari sepak bola internasional setelah Piala Dunia berakhir.
Untuk Inter Miami, Messi belum berencana pensiun setelah memperpanjang kontraknya hingga musim 2028.
Messi dan Ronaldo, duet yang tak tertandingi
Sebagian besar pengamat sepak bola sepakat bahwa belum ada pemain yang mampu menyamai level luar biasa yang dicapai kedua legenda tersebut.
Termasuk para bintang muda seperti Erling Haaland dari Norwegia dan Kylian Mbappe dari Prancis, maupun para pemain top lain yang pernah berada di era yang sama dengan Ronaldo dan Messi, seperti Neymar, Luis Suarez, Karim Benzema, Mohamed Salah, dan Robert Lewandowski.
Hingga kini, Ronaldo masih menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola dengan lebih dari 970 gol, dan ia masih mengejar pencapaian 1.000 gol sebelum gantung sepatu.
Jika dirinci berdasarkan kompetisi, catatannya tetap sangat sulit ditandingi.
Ronaldo, yang kerap dijuluki "Mr Champions League", mencetak 450 gol untuk Real Madrid, 145 gol bersama Manchester United, 101 gol bersama Juventus, dan lebih dari 100 gol untuk Al Nassr.
Ia juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Champions UEFA dengan 140 gol. Selain itu, Ronaldo merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa di level tim nasional putra dengan 143 gol, diikuti Messi dengan 116 gol dan legenda Iran Ali Daei dengan 108 gol.
Di sisi lain, Messi merupakan pesepak bola dengan koleksi gelar terbanyak sepanjang sejarah dengan 46 trofi. Di belakangnya terdapat mantan rekan setimnya di Barcelona, Dani Alves, dengan 43 trofi, serta Hossam Ashour dari Mesir dengan 39 trofi.
Messi telah mencetak hampir 800 gol sepanjang karier profesionalnya.
Ia mencetak 672 gol bersama Barcelona, 35 gol untuk PSG, dan 67 gol bersama Inter Miami, dengan jumlah tersebut masih terus bertambah.
Akan menjadi tantangan besar bagi pemain seperti Mbappe dan Haaland untuk menyamai atau bahkan melampaui pencapaian tersebut.
Satu tarian terakhir
Pada Piala Dunia FIFA 2026, perhatian penggemar sepak bola di seluruh dunia akan tertuju kepada dua legenda yang menjalani turnamen Piala Dunia terakhir mereka.
Turnamen ini akan menjadi penampilan keenam bagi keduanya di ajang Piala Dunia, sebuah rekor tersendiri.
Messi tampil pada edisi 2006, 2010, 2014, dan 2018, sebelum akhirnya menjuarai Piala Dunia 2022.
Sementara Ronaldo bermain pada edisi 2006, 2010, 2014, 2018, dan 2022. Ia belum pernah mengangkat trofi Piala Dunia, sehingga turnamen kali ini menjadi kesempatan terakhirnya untuk mewujudkan impian tersebut.
Bahkan terdapat kemungkinan kedua megabintang itu akan saling berhadapan di Kansas City pada 11 Juli dalam laga perempat final, asalkan Argentina mampu menghindari "kutukan juara bertahan" dan Portugal berhasil menjuarai grup masing-masing serta melangkah ke fase berikutnya.
Meski telah tampil bersama di setiap Piala Dunia sejak 2006, Argentina dan Portugal belum pernah bertemu di ajang tersebut.
Hal itu bisa menjadi kesempatan pertama sekaligus terakhir bagi keduanya — sebuah hadiah istimewa bagi para penggemar untuk menyaksikan Messi dan Ronaldo saling berhadapan dalam satu tarian terakhir.














