DUNIA
2 menit membaca
Korea Utara meluncurkan rudal hipersonik: media negara
Rudal yang diluncurkan dari distrik Ryokpo di Pyongyang, menghantam target sejauh 1.000 kilometer di atas laut timur Korea Utara, demikian laporan media resmi pemerintah.
Korea Utara meluncurkan rudal hipersonik: media negara
Sebuah proyektil melayang di udara saat pemimpin Korea Utara mengawasi latihan rudal jelajah strategis jarak jauh, 28 Desember 2025. / Reuters
5 Januari 2026

Korea Utara mengonfirmasi bahwa mereka menembakkan rudal hipersonik sehari sebelumnya di bawah pengawasan pemimpin Kim Jong-un, yang menyebutnya sebagai langkah penting dalam memperkuat daya cegah perang negara itu, menurut media milik negara.

Peluncuran dilakukan oleh unit serangan tembakan Tentara Rakyat Korea (KPA) sebagai bagian dari evaluasi operasional untuk menilai kesiapan, kinerja, dan mobilitas sistem senjata hipersonik, lapor Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada hari Senin.

Kim mengamati uji tembak dan mengatakan itu menegaskan bahwa 'tugas teknologi yang sangat penting untuk pertahanan nasional telah dilaksanakan.'

Ia memuji pasukan misilnya karena menunjukkan kesiapan kekuatan nuklir Korea Utara.

“Prestasi penting telah dicapai baru-baru ini dalam menempatkan kekuatan nuklir kita pada dasar yang praktis dan mempersiapkannya untuk perang yang sesungguhnya,” tambahnya.

'Mitra yang sangat penting'

Rudal hipersonik diluncurkan dari distrik Ryokpo di ibu kota Pyongyang dan mengenai target sekitar 1.000 kilometer (621 mil) jauhnya di atas laut sebelah timur Korea Utara, kata KCNA.

Uji tembak itu juga terjadi pada hari ketika Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung berangkat untuk kunjungan pertamanya ke China sejak menjabat tahun lalu, di mana ia dijadwalkan bertemu dengan Presiden Xi Jinping pada hari Senin.

Menjelang pertemuannya, ia menyebut China sebagai 'mitra yang sangat penting' bagi perdamaian dan reunifikasi di Semenanjung Korea.

Bulan lalu, Korea Utara mengatakan telah menembakkan rudal jelajah strategis jarak jauh ke laut untuk menguji kesiapan tempur dan kemampuan serangan balasan pasukan misilnya.

Jelajahi
Serangan Israel pagi ini di Lebanon menewaskan setidaknya 16 orang dan melukai 26 lainnya
Gelombang pertama evakuasi 22 WNI dari Iran tiba di Indonesia
Pemerintah monitor setiap skenario, prioritaskan keselamatan jemaah di tengah eskalasi Timur Tengah
Pemain timnas putri Iran ini memutuskan untuk tidak mencari suaka di Australia
Indonesia hormati kedaulatan Iran dan penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi
Korea Utara uji coba rudal jelajah kedua di tengah latihan militer Seoul–Washington
Riyadh menangkap gelombang drone yang menuju ladang minyaknya dalam serangan terbaru Iran
Iran terus menargetkan infrastruktur minyak, kekhawatiran krisis energi global meningkat
Indonesia bahas eskalasi Timur Tengah dengan para dubes negara Teluk dan Yordania di Jakarta
Gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah
Puluhan ribu jemaah Umrah masih terjebak di Arab Saudi akibat perang AS-Israel terhadap Iran
Australia akan mengirim pesawat Wedgetail dan rudal ke Teluk ditengah perang AS-Israel dan Iran
Iran menembakkan drone ke negara-negara Teluk saat pesan-pesan Trump memicu ketidakpastian perang. Inilah yang terbaru
Israel membunuh pastor Maronit Lebanon dalam serangan di desa Kristen selatan
Sebanyak 32 WNI yang dievakuasi dari Iran dijadwalkan tiba di Indonesia hari ini
Indonesia desak AS dan Israel hentikan serangan ke Iran, minta Teheran tak sasar negara Teluk
Sekutu Teluk, di bawah serangan Iran, merasakan panasnya situasi saat AS memprioritaskan pertahanan Israel dalam hierarki senjata
Ratusan warga Jakarta berunjuk rasa menuju Kedubes AS, protes serangan AS–Israel ke Iran
Dapatkah hukum internasional diberlakukan terhadap Israel? Empat puluh negara bertemu di Den Haag untuk mencoba
AS kehilangan 11 drone MQ-9 Reaper senilai lebih dari US$330 juta dalam perang melawan Iran