BISNIS DAN TEKNOLOGI
3 menit membaca
Investor China melirik Indonesia untuk hindari tarif AS dan memanfaatkan pasar lokal
Kenaikan investasi China ke Indonesia dipicu tarif impor AS yang tinggi, potensi pasar domestik besar, dan pertumbuhan ekonomi yang melebihi ekspektasi.
Investor China melirik Indonesia untuk hindari tarif AS dan memanfaatkan pasar lokal
Xi Jinping dan Prabowo Subianto berjabat tangan selama upacara penandatanganan di Balai Agung Rakyat di Beijing, China, 9 November 2024. / AFP

Investor asal China semakin gencar mencari peluang bisnis di Indonesia. Mereka memanfaatkan tarif impor Amerika Serikat yang lebih rendah bagi produk Indonesia dibandingkan produk China, sekaligus mengincar pasar konsumen domestik yang besar.

Gao Xiaoyu, pendiri PT Yard Zeal Indonesia, mengungkapkan perusahaannya dibanjiri permintaan dari perusahaan China yang ingin mendirikan operasi atau memperluas bisnis di Tanah Air. “Belakangan ini cukup sibuk. Kami ada pertemuan dari pagi sampai malam,” ujarnya seperti dilaporkan Reuters.

Tarif impor AS untuk produk Indonesia saat ini sebesar 19 persen, lebih rendah dibandingkan tarif untuk produk China yang lebih dari 30 persen. Keunggulan ini membuat Indonesia menjadi alternatif menarik bagi perusahaan China, selain negara-negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

TerkaitTRT Global - Indonesia akan dikenakan tarif 19 persen berdasarkan kesepakatan perdagangan — Trump

Ekonomi tumbuh, pasar domestik jadi magnet

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia tumbuh 5,12 persen pada kuartal kedua 2025, pertumbuhan tercepat dalam dua tahun terakhir. Konsumsi rumah tangga yang tetap tinggi dan peningkatan investasi menjadi pendorong utama.

Zhang Chao, produsen lampu sepeda motor asal China, menilai Indonesia memiliki keunggulan strategis. “Jika Anda bisa membangun kehadiran bisnis yang kuat di Indonesia, Anda secara efektif menguasai setengah pasar Asia Tenggara,” ujarnya.

Dengan lebih dari 270 juta penduduk, konsumsi rumah tangga menyumbang lebih dari 50 persen PDB Indonesia. Marco Foster, Direktur ASEAN di Dezan Shira & Associates, menyebut Indonesia sebagai salah satu pasar domestik terbesar di kawasan yang menawarkan daya beli tinggi bagi investor asing.

Selain itu, pemerintah terus mendorong kemudahan investasi melalui insentif pajak, pembangunan infrastruktur logistik, dan pengembangan kawasan industri strategis. Hubungan bilateral yang kian erat, seperti kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Beijing dan kunjungan Perdana Menteri China Li Qiang ke Jakarta, turut memperkuat minat investor.

Lonjakan permintaan properti industri

Di Subang Smartpolitan, kawasan industri seluas 2.700 hektar di Jawa Barat, permintaan dari investor China meningkat drastis setelah pengumuman tarif AS-Indonesia. Abednego Purnomo, Wakil Presiden Penjualan dan Pemasaran Subang Smartpolitan, mengatakan pihaknya menerima banyak permintaan dari perusahaan China yang ingin masuk cepat ke pasar Indonesia.

Harga properti industri dan gudang bahkan melonjak 15–25 persen dibandingkan tahun lalu, kenaikan tercepat dalam 20 tahun terakhir. Banyak perusahaan China dari sektor manufaktur, mainan, tekstil, hingga kendaraan listrik mencari fasilitas di Jawa Barat, khususnya dekat Patimban Deep Sea Port.

Rivan Munansa, Kepala Layanan Industri dan Logistik Colliers International Indonesia, menjelaskan sebagian besar investor menginginkan lahan dan bangunan sementara yang bisa langsung digunakan untuk produksi.

Zhang Chao menambahkan, keuntungan usaha di Indonesia bisa mencapai margin bersih 20–30 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan margin tipis di China yang hanya sekitar 3 persen.

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Kementerian ESDM tawarkan 116 blok migas baru untuk tarik investor global
Risiko resesi dibawah 5 persen, Airlangga: Ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah gejolak global
Harga nikel dunia naik tajam, pembatasan kuota Indonesia jadi sorotan pasar
Gugatan Elon Musk vs Sam Altman mulai disidangkan, ini yang perlu Anda ketahui
300+ perusahaan percepat investasi dalam senjata nuklir saat konflik global meningkat — laporan
DeepSeek meluncurkan pembaruan yang telah lama dinantikan dari model AI-nya
Danantara Indonesia jajaki peluang investasi energi terbarukan senilai $30 miliar dengan Singapura
Redam dampak perang, Rusia sepakat pasok 150 juta barel minyak ke Indonesia
Produksi tambang Grasberg terhambat, saham Freeport-McMoRan anjlok 8 persen
Fitch: Indonesia tetap aman dari penurunan peringkat meski defisit jebol akibat perang Iran
BRIN–CERN tandatangani kerja sama riset dan teknologi
BI tahan suku bunga 4,75 persen, jaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi
Indonesia targetkan ekspor 1 juta ton pupuk ke India, Filipina, Thailand, dan Brasil
Investasi Indonesia kuartal I 2026 naik, Jepang-Korsel janjikan Rp570 triliun
Indonesia tolak pinjaman IMF dan Bank Dunia, target pertumbuhan hingga 6 persen
Indonesia dan Singapura perkuat kemitraan investasi, fokus pada hilirisasi hingga energi
MSCI tunda evaluasi hingga Juni, pasar saham Indonesia masih dalam tekanan
Pemerintah jajaki investasi bioetanol ratusan juta dolar bersama Toyota
Apple tunjuk John Ternus sebagai CEO baru, Tim Cook beralih jadi ketua eksekutif
Indonesia dorong hilirisasi logam tanah jarang untuk industri teknologi