Filipina menegaskan kembali dukungannya terhadap solusi dua negara (two-state solution) dan pembangunan kembali Palestina dalam Pertemuan Tingkat Menteri Conference on Cooperation among East Asian Countries for Palestinian Development (CEAPAD) yang digelar di sela Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-59 di Manila, Pada Rabu (22/7).
Pertemuan tersebut dipimpin bersama oleh Menteri Luar Negeri Filipina Ma. Theresa Lazaro, Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi, dan Menteri Pembangunan Sosial Palestina Samah Hamad.
Forum ini dihadiri para menteri luar negeri serta pejabat tinggi dari Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Korea Selatan, Singapura, Thailand, Timor-Leste, Vietnam, dan perwakilan Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).
Dalam sambutannya, Lazaro menegaskan bahwa solusi dua negara tetap menjadi satu-satunya jalan menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan antara Palestina dan Israel.
"Kami secara konsisten mendukung solusi dua negara, yang tetap menjadi satu-satunya jalan menuju perdamaian yang adil dan langgeng, dengan Palestina dan Israel hidup berdampingan dalam damai dan aman," kata Lazaro.
Di bawah kerangka CEAPAD yang dipimpin Jepang, Filipina tengah menjajaki program pelatihan bagi lembaga-lembaga Palestina di bidang akuakultur, pendidikan dan pelatihan vokasi (technical and vocational education and training/TVET), serta tata kelola migrasi.
Selain menghadiri pertemuan tersebut, Lazaro juga menggelar pembicaraan bilateral dengan Menteri Pembangunan Sosial Palestina Samah Hamad.
CEAPAD dibentuk pada 2013 untuk mendorong pembangunan negara Palestina yang aman dan stabil melalui kerja sama serta berbagi pengetahuan. Filipina resmi bergabung dalam inisiatif tersebut pada Agustus 2025.






















