DUNIA
2 menit membaca
Zelenskyy berjanji akan balas serangan Rusia 'secara simetris'
Zelenskyy mengatakan Ukraina akan memperluas produksi kemampuan pertahanan tak berawak dan rudal jarak jauh mereka.
Zelenskyy berjanji akan balas serangan Rusia 'secara simetris'
Zelenskyy menekankan akan ada perluasan produksi dalam negeri untuk kemampuan tak berawak dan jarak jauh. / Reuters

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bahwa Kiev sedang meningkatkan produksi drone dan misil, serta akan merespons serangan Rusia secara "simetris."

"Agenda pertemuan mencakup perencanaan tindakan kami, kesiapan untuk merespons serangan Rusia, dan langkah-langkah pencegahan," kata Zelenskyy pada hari Selasa setelah pertemuan panjang dengan pejabat militer senior. Ia menekankan bahwa Ukraina akan memperluas produksi domestik untuk sistem tak berawak dan kemampuan jarak jauh.

Zelenskyy juga menambahkan bahwa perjanjian baru dengan negara-negara Eropa sedang dipersiapkan "untuk menarik investasi ke dalam produksi Ukraina," khususnya untuk sistem tak berawak dan senjata jarak jauh guna memperkuat pertahanan garis depan Ukraina.

"Prospeknya adalah untuk merespons secara simetris terhadap semua ancaman Rusia," ujar Zelenskyy. "Mereka di Rusia harus merasakan konsekuensi dari apa yang mereka lakukan terhadap Ukraina. Dan mereka akan merasakannya."

Rusia Menangkis Drone Ukraina

Pertahanan udara Rusia menghancurkan atau mencegat 112 drone Ukraina dalam periode tiga jam, sebagian besar di wilayah tengah atau selatan, menurut Kementerian Pertahanan Rusia pada Rabu dini hari.

Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan enam drone Ukraina berhasil ditangkis saat menuju ibu kota Rusia. Tim pemulihan sedang memeriksa serpihan di darat, tambahnya.

Rusia juga menyatakan bahwa serangan udara besar-besaran yang dilancarkan ke Ukraina dalam beberapa hari terakhir adalah "respons" terhadap meningkatnya serangan drone Ukraina terhadap warga sipil Rusia. Moskow menuduh Kiev mencoba "mengganggu" upaya perdamaian.

Moskow, yang telah menolak usulan dari Kiev dan sekutunya di Barat untuk gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari, meluncurkan ratusan drone ke Ukraina antara Jumat malam hingga Senin pagi.

SUMBER:TRT World & Agencies