ASIA
2 menit membaca
Partai runner-up Thailand mengajukan pengaduan pidana terhadap komisi pemilu
Warga dan ahli telah mengungkapkan kekhawatiran setelah hari pemungutan suara bahwa kode QR dan kode batang yang ditemukan pada surat suara dapat digunakan untuk mengidentifikasi pemilih individual.
Partai runner-up Thailand mengajukan pengaduan pidana terhadap komisi pemilu
Komisi mengatakan tanda pada surat suara bertujuan untuk memastikan keamanan pemilu dan mencegah penggunaan surat suara palsu. / Reuters
14 jam yang lalu

Sebuah partai politik Thailand yang menempati posisi kedua dalam pemungutan suara bulan ini mengajukan pengaduan pidana pada hari Kamis terhadap para komisioner pemilu negara itu, menuduh mereka melanggar undang-undang pemilu, kata wakil partai kepada AFP.

Partai Rakyat yang reformis "mengajukan suatu perkara" ke pengadilan pidana terhadap tujuh komisioner pemilu, sekretaris jenderal Komisi Pemilihan, dan seorang pejabat pemilu lainnya, kata wakil pemimpin partai Wayo Assawarungruang.

Wayo berkata: 'Dua tuduhan berkaitan dengan penyalahgunaan wewenang, dan tuduhan terakhir yang kami ajukan mengenai penandaan surat suara dengan kode QR dan barcode yang memungkinkan suara dapat dilacak dan tidak disimpan secara rahasia sebagaimana seharusnya.'

Komisi Pemilihan mengonfirmasi kemenangan partai konservatif Bhumjaithai milik Perdana Menteri sementara Anutin Charnvirakul pada Rabu, meratifikasi sebagian besar hasil pemungutan suara.

TerkaitTRT Indonesia - Di Thailand, Anutin siapkan pembicaraan koalisi setelah kemenangannya di pemilu

Bhumjaithai menang di 170 daerah pemilihan, terbanyak di antara partai-partai, sementara Partai Rakyat, yang sebelumnya memimpin dalam jajak pendapat menjelang pemilu, berada di posisi kedua dengan 88 daerah pemilihan, kata komisi itu.

Beberapa warga dan pakar mengemukakan kekhawatiran setelah hari pemilu bahwa kode QR dan barcode yang ditemukan pada surat suara dapat digunakan untuk mengidentifikasi pemilih secara individual.

Namun komisi mengatakan penandaan tersebut dimaksudkan untuk memastikan keamanan pemilu dan mencegah penggunaan surat suara palsu.

Pengadilan Pidana untuk Kasus Korupsi dan Pelanggaran Perilaku mengatakan akan memutuskan apakah akan mendengarkan perkara itu pada 24 Maret, menurut Wayo.

Jika pengadilan menerima perkara tersebut, sembilan orang itu menghadapi hukuman penjara maksimal 20 tahun dan kehilangan hak politik mereka selama satu dekade.

TerkaitTRT Indonesia - Thailand menuju pemilu untuk memilih parlemen dan mengubah konstitusi

Mantan mitra

Dengan tidak ada partai yang memenangkan mayoritas mutlak dalam pemilu, Bhumjaithai dan Pheu Thai yang menempati peringkat ketiga, partai populis dari mantan pemimpin yang dipenjara Thaksin Shinawatra, telah sepakat membentuk koalisi.

Partai Rakyat yang progresif mengatakan mereka akan berada di pihak oposisi.

Bhumjaithai yang pro-militer dan pro-monarki mencatatkan hasil pemilu terbaiknya sepanjang masa, terdorong oleh gelombang nasionalisme setelah dua putaran bentrokan mematikan di perbatasan dengan Kamboja tahun lalu.

Sementara itu, Pheu Thai, partai paling sukses di Thailand pada abad ke-21, mengalami hasil pemilu terburuknya sepanjang masa.

Kedua partai sebelumnya merupakan mitra koalisi hingga Anutin mundur pada bulan Juni menyusul bocornya percakapan telepon pendahulunya, Paetongtarn Shinawatra dari Pheu Thai.

Selain konflik perbatasan yang telah berlangsung lama dengan negara tetangga, pemerintahan berikutnya di Thailand perlu menangani pertumbuhan ekonomi yang lemah, dengan industri pariwisata yang penting bagi negara itu belum kembali ke level pra-Covid.

Pemerintah baru juga perlu mengelola dampak terkait jaringan penipuan siber bernilai miliaran dolar yang beroperasi dari kawasan tersebut.

TerkaitTRT Indonesia - Thailand menuduh Kamboja melanggar gencatan senjata setelah serangan melukai seorang tentara
SUMBER:AFP
Jelajahi
Menkes sebut kenaikan iuran BPJS tak sentuh kelompok miskin, tegaskan prinsip asuransi sosial
Kisruh awardee LPDP, Wamen Stella: Beasiswa negara adalah utang budi
FBI sebut AS 'pimpin perlawanan' terhadap industri scam (penipuan) di Asia Tenggara
Tiga hari jadi ABK, Fandi Ramadan hadapi hukuman mati atas muatan 2 ton sabu
LPDP beri sanksi kepada 44 penerima beasiswa, delapan wajib kembalikan dana
Indonesia dan India perkuat kemitraan digital, dengan fokus AI hingga desain chip
Angkatan Laut Thailand tenggelamkan kapal pukat Malaysia di Perairan Lipe
BRIN: Lubang raksasa di Aceh Tengah terbentuk akibat longsor
Puluhan orang tewas setelah bus jatuh ke sungai di Nepal
ICC akan putuskan apakah mantan Presiden Filipina Duterte layak diadili
Dua bus TransJakarta tabrakan di Koridor 13, puluhan penumpang luka
TNI-Polri evakuasi 198 pekerja tambang termasuk puluhan WNA usai serangan KKB di Papua Tengah
Bareskrim bongkar dugaan TPPU emas ilegal Rp25,8 Triliun, emas batangan dan dokumen disita
KA Bandara Soekarno-Hatta tabrak truk di Poris, layanan Duri–Tangerang lumpuh sementara
Prabowo tunjuk Prihati Pujowaskito sebagai dirut BPJS Kesehatan periode 2026–2031
Cuaca buruk diduga picu pesawat pengangkut BBM jatuh di Nunukan, pilot tewas
Mantan presiden Korsel Yoon dihukum penjara seumur hidup atas upaya darurat militer
Pesawat Pelita Air Service (PAS) Jatuh di Nunukan, Kalimantan Utara
Pesawat Pelita Air jatuh di Nunukan, investigasi masih berlangsung
Rapat Paripurna DPR setujui hibah kapal patroli Jepang untuk TNI AL