Korban tewas akibat longsor di Cisarua terus bertambah capai 64 orang
Hujan deras memicu longsor yang menimbun puluhan rumah dan menewaskan sedikitnya 64 orang pada hari kedelapan pencarian, sementara medan berat menghambat proses evakuasi.
Jumlah korban tewas akibat longsor yang terjadi pekan lalu di Cisarua bertambah menjadi 64 orang. Operasi pencarian dan penyelamatan terhadap 16 korban yang masih hilang di Jawa Barat telah memasuki hari kedelapan, demikian dilaporkan kantor berita negara Antara.
Empat jenazah tambahan berhasil ditemukan di lokasi kejadian pada Sabtu, sehingga total korban meninggal yang terkonfirmasi mencapai 64 orang. Sementara itu, sekitar 16 orang lainnya masih dinyatakan hilang, kata Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana.
Ia menambahkan, operasi pencarian pada hari kedelapan melibatkan penggunaan anjing pelacak serta alat berat, dengan total sekitar 3.675 personel yang dikerahkan.
Hingga saat ini, sebanyak 49 jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga, sementara 75 orang lainnya berhasil diselamatkan.
Rumah tertimbun lumpur dan puing
Sebanyak 23 prajurit juga dilaporkan tewas saat menjalani latihan patroli perbatasan, kata pihak TNI Angkatan Laut pada Selasa.
Longsor yang terjadi pada 24 Januari tersebut melanda Desa Pasir Langu, Kabupaten Bandung Barat, dan dipicu oleh curah hujan tinggi.
Bencana itu menimbun puluhan rumah warga dengan lumpur dan puing-puing, serta terjadi setelah rangkaian banjir dan longsor akibat siklon di Pulau Sumatra pada akhir tahun lalu yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyebabkan lebih dari satu juta warga mengungsi.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperpanjang masa tanggap darurat selama tujuh hari hingga 6 Februari. Proses pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan di wilayah terdampak yang memiliki kondisi medan sulit.
Basarnas diketahui mengalami pemangkasan anggaran oleh sebuah panel parlemen pada Rabu, meski terdapat kekhawatiran atas tingginya jumlah bencana yang harus ditangani lembaga tersebut.