AS–Denmark mengatur perundingan Greenland di tengah upaya Trump akuisisi wilayah strategis Arktik
Komentar Trump tentang Greenland telah mendapat kecaman luas, dengan negara-negara Eropa khususnya memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat berarti akhir dari NATO.
Pejabat AS dan Denmark berencana mengadakan pembicaraan minggu ini tentang Greenland saat Washington mendorong untuk mengambil alih wilayah Arktik strategis itu dari Denmark, menurut laporan media pada Minggu, mengutip sumber diplomatik.
Pertemuan, yang dijadwalkan pada hari Rabu menurut penyiar berbasis AS CBS News, mengikuti pernyataan pekan lalu oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, yang memberi tahu Kongres dalam pengarahan tertutup bahwa Presiden Donald Trump tertarik untuk membeli wilayah Denmark itu.
Pada Selasa, Gedung Putih mengatakan para pejabat sedang mempertimbangkan berbagai opsi untuk memperoleh Greenland, termasuk kemungkinan penggunaan kekuatan militer.
Sen Tim Kaine, yang bertemu dengan pejabat Denmark pekan lalu, mengatakan pada Minggu bahwa ia percaya para pembuat undang-undang dari kedua partai akan bersatu untuk menentang upaya militer manapun untuk merebut Greenland.
“Kami tidak akan melakukannya dengan cara yang sulit, dan kami tidak akan melakukannya dengan cara yang mudah,” katanya, tampaknya merujuk pada komentar Trump sebelumnya.
“Entah kita akan terus bekerja dengan Denmark sebagai negara berdaulat yang menjadi sekutu kita, dan kita tidak akan memperlakukan mereka sebagai lawan atau musuh,” tambah politisi Partai Demokrat itu.
Sejak operasi militer pada 3 Januari di mana pasukan AS menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro, pemerintahan Trump menjadi lebih keras dalam retoriknya tentang “mengakuisisi” Greenland, dengan berargumen bahwa melakukan hal itu diperlukan demi keamanan nasional.
Pada hari Jumat, para pemimpin partai politik Greenland menegaskan kembali penentangan mereka terhadap bergabung dengan AS, dengan mengatakan: “Kami tidak ingin menjadi orang Amerika, kami tidak ingin menjadi orang Denmark, kami ingin menjadi orang Greenland.”
Berbicara pada hari Jumat, Trump berkata: “Kita akan melakukan sesuatu terhadap Greenland, apakah mereka suka atau tidak, karena jika kita tidak melakukannya, Rusia atau China akan mengambil alih Greenland, dan kita tidak akan memiliki Rusia atau China sebagai tetangga.”
Ia menambahkan, kembali menolak untuk menyingkirkan opsi militer: “Saya ingin membuat kesepakatan dengan cara yang mudah, tapi jika kita tidak melakukannya dengan cara yang mudah, kita akan melakukannya dengan cara yang sulit.”
Komentar Trump telah memicu kecaman luas, dengan negara-negara Eropa khususnya memperingatkan bahwa langkah seperti itu bisa berarti akhir bagi NATO.