DUNIA
2 menit membaca
Indonesia-AS perkuat kerja sama AI dan tata kelola perlindungan anak
Kedua negara juga membahas perlindungan anak di platform digital. Indonesia memilih pendekatan berdasarkan usia dan tingkat risiko platform.
Indonesia-AS perkuat kerja sama AI dan tata kelola perlindungan anak
Pertemuan Menteri Komunikasi dan Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS membahas kerja sama AI dan perlindungan anak. / Dok. Kemkomdigi

Indonesia dan Amerika Serikat memperluas kolaborasi di bidang teknologi digital, mencakup pengembangan kecerdasan artifisial (AI) serta upaya memperkuat perlindungan anak di ruang digital.

Hal itu dibahas dalam pertemuan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dengan Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS untuk Indonesia Joy M. Sakurai di Jakarta Pusat, Selasa (8/9). Meutya didampingi Sekjen Komdigi Ismail dan Dirjen Ekosistem Digital Edwin Hidayat.

Meutya mengatakan keterbukaan Indonesia terhadap teknologi global harus disertai kepastian regulasi dan penerapan yang bertanggung jawab. “Teknologi harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kerja sama dan penerapannya harus tetap berada dalam kerangka kepentingan nasional, termasuk memastikan masyarakat mendapatkan ruang digital yang aman,” ujar Meutya.

Pemerintah Indonesia kini menyiapkan peta jalan AI serta tata kelola berbasis risiko untuk memastikan inovasi dapat berkembang tanpa mengabaikan aspek keamanan dan kepercayaan publik.

“Peta jalan AI disusun untuk melengkapi tingkat adopsi kecerdasan artifisial yang sangat tinggi di Indonesia, terutama di kalangan generasi muda. Kami menghadirkan regulasi berbasis risiko bukan untuk menghambat inovasi, melainkan membangun rasa aman dan kepercayaan publik terhadap teknologi,” kata Meutya.

Kerangka Responsible AI yang sedang disusun akan mengelompokkan penggunaan AI menjadi tiga tingkat, yaitu risiko yang tidak dapat ditoleransi, risiko tinggi, dan risiko rendah. Penerapannya akan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing sektor melalui regulasi sektoral.

Kedua negara juga membahas perlindungan anak di platform digital. Indonesia memilih pendekatan berdasarkan usia dan tingkat risiko platform, bukan melarang seluruh akses anak ke layanan digital.

Dalam kebijakan yang disiapkan, pengguna platform berisiko tinggi harus berusia minimal 16 tahun untuk memiliki akun secara mandiri, sedangkan platform berisiko lebih rendah menetapkan batas usia 13 tahun.

Amerika Serikat menyambut langkah tersebut dan menawarkan dukungan melalui AI Export Center di San Francisco, termasuk bantuan tenaga ahli serta asistensi penerapan AI di instansi pemerintah Indonesia.

Kerja sama ini menegaskan upaya Indonesia untuk tetap terbuka terhadap teknologi global serta mempertahankan kendali atas regulasi, penerapan teknologi, perlindungan infrastruktur strategis, dan kepentingan masyarakat.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia batasi lima juta akun anak di platform digital melalui PP Tunas


SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Emine Erdogan pimpin seruan Ibu Negara untuk kerangka kerja PBB lindungi anak di dunia maya
Jakarta naik ke peringkat 140 kota dunia dalam Global Cities Index 2026
Ganda putra bulu tangkis raih emas ketiga, Indonesia peringkat 15 klasemen sementara Asian Games
Indonesia perluas jejaring halal global lewat kerja sama dengan empat lembaga
Indonesia perkuat kerja sama dagang dengan negara-negara Afrika melalui pelatihan SSTC
Indonesia tegaskan perlindungan warga sipil dalam hak jawab di Sidang Majelis Umum PBB
Pemimpin Arab sampaikan belasungkawa atas tragedi tenggelamnya KMP Virgo Transport 8
TNI AL terima 12 AAV-M35 dari AS, akan terima total 105 ranpur amfibi bertahap hingga 2028
Indonesia maju sebagai kandidat anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB 2029–2030
Menlu Sugiono: Palestina menjadi ujian bagi hati nurani dan sistem multilateral
IUCN: Kebakaran hutan mengancam orangutan Kalimantan
Indonesia dorong penguatan keterkaitan laut dan iklim menuju COP31
Indonesia tandatangani konvensi siber PBB, perkuat kerja sama lawan kejahatan siber
Indonesia taklukkan China 3-2, tim bulu tangkis putra raih emas Asian Games setelah 28 tahun
BNN Indonesia dan Australia perpanjang kerja sama pemberantasan narkoba hingga 2031
Kapal Garibaldi resmi jadi KRI Sriwijaya-100, Indonesia siapkan modernisasi
Indonesia perkuat diplomasi bilateral di Sidang Umum PBB
Indonesia dorong perlindungan anak dari risiko AI di forum PBB
Indonesia percepat penyelesaian IEU-CEPA untuk buka akses pasar Eropa
Indonesia dan Prancis perkuat kerja sama pertahanan serta industri militer