BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Claude AI milik Anthropic kembali normal usai gangguan, unduhan melonjak di tengah sengketa Pentagon
Chatbot Claude milik perusahaan rintisan AI Anthropic sempat mengalami gangguan layanan singkat setelah lonjakan pengguna mendorongnya ke puncak peringkat App Store Apple.
Claude AI milik Anthropic kembali normal usai gangguan, unduhan melonjak di tengah sengketa Pentagon
Meskipun mendapat tentangan dari pemerintah, minat masyarakat terhadap Claude melonjak tajam. / Reuters

Chatbot kecerdasan buatan milik Anthropic, Claude, mengalami gangguan layanan secara luas pada Senin dini hari. Namun, operasional kini telah kembali normal setelah lonjakan pengguna membanjiri sistem, menurut pembaruan resmi perusahaan.

Gangguan singkat itu terjadi saat platform AI tersebut mencatat rekor penggunaan baru, sebagian dipicu meningkatnya perhatian publik menyusul perselisihan besar dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Para insinyur Anthropic mengidentifikasi penyebab gangguan sebagai lonjakan permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan segera menerapkan perbaikan untuk menstabilkan layanan. Perusahaan juga memperkuat infrastruktur setelah jumlah pendaftaran harian mencapai rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir, berdasarkan pembaruan internal.

Lonjakan pengguna ini terjadi di tengah kebuntuan politik antara Anthropic dan Pentagon terkait penggunaan model AI mereka dalam konteks militer.

Perselisihan yang memanas pekan lalu itu membuat Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengarahkan lembaga federal untuk menghentikan secara bertahap penggunaan teknologi Anthropic, setelah perusahaan menolak melonggarkan klausul kontrak yang melarang AI mereka digunakan untuk pengawasan massal domestik atau senjata otonom tanpa pengawasan manusia. Pejabat pertahanan kemudian menyebut perusahaan tersebut sebagai “risiko rantai pasok”, yang semakin mempersulit hubungan Anthropic dengan mitra pemerintah.

Di tengah tekanan dari pemerintah, minat publik terhadap Claude justru melonjak tajam. Chatbot tersebut naik ke posisi pertama aplikasi gratis di App Store Amerika Serikat pada Sabtu malam dan tetap bertahan di papan atas dalam beberapa hari berikutnya, melampaui pesaing yang sebelumnya dominan seperti ChatGPT milik OpenAI.

Para eksekutif Anthropic menyambut lonjakan tersebut, namun mengingatkan bahwa pertumbuhan jangka panjang akan bergantung pada kemampuan perusahaan mengatasi keterbatasan infrastruktur serta memperjelas perannya di pasar korporasi dan pemerintahan.

SUMBER:AA
Jelajahi
Ekspor CPO Indonesia diproyeksikan turun akibat penerapan biodiesel B50
Tingkatkan keselamatan MRT Jabodetabek, PT MITJ adopsi teknologi presisi Jepang
BEI resmi luncurkan ETF emas fisik pertama untuk tingkatkan pendalaman pasar keuangan
Ekonomi tumbuh 5,29 persen, Bakom RI: Ekonomi Indonesia tetap solid dan semakin berkualitas
Kemendag dan Brasil bahas PTA Indonesia-Mercosur untuk perluas pasar ekspor
Transaksi QRIS capai 12,55 miliar pada semester I 2026, dekati target tahunan Bank Indonesia
Indonesia dorong investasi China dan Rusia untuk proyek kereta Trans Kalimantan
Bank Dunia kucurkan penjaminan 750 juta dolar AS untuk KUR Bank Mandiri
I Squared akuisisi Cella, siapkan ekspansi gudang logistik di Indonesia
Pemerintah tunda penerapan pajak e-commerce hingga November 2026
China luncurkan dua satelit AI, Lampung-1 perkuat kerja sama antariksa dengan Indonesia
Indonesia batasi lima juta akun anak di platform digital melalui PP Tunas
CoreWeave ekspansi ke Indonesia, bangun pusat data AI pertama di kawasan Asia-Pasifik
Pemerintah siapkan stimulus kendaraan listrik, dorong insentif motor listrik dan pembebasan PPN
IHSG memimpin penguatan di Asia Tenggara, nilai tukar rupiah tertekan penguatan dolar
OJK tegaskan komitmen reformasi pasar modal di hadapan investor global
Ekspor Indonesia naik 4,13 persen, lonjakan nikel perkuat industri pengolahan
Perdagangan defisit $450 juta, tekanan eksternal masih membayangi ekonomi Indonesia
Indonesia dan Maroko tingkatkan hubungan ekonomi, nilai perdagangan melonjak tajam
BPDP Kemenkeu sebut 80 persen ekspor sawit Indonesia kini didominasi produk hilir