DUNIA
2 menit membaca
Trump sebut pasukan AS akan tetap berada di sekitar Iran hingga 'kesepakatan nyata' ditegakkan
Presiden AS Donald Trump memperingatkan akan "respons militer yang lebih besar, lebih baik, dan lebih kuat" jika komitmen perjanjian Iran tidak dipenuhi.
Trump sebut pasukan AS akan tetap berada di sekitar Iran hingga 'kesepakatan nyata' ditegakkan
"Tanpa senjata nuklir dan, Selat Hormuz akan terbuka dan aman," ujar Trump. / Reuters
5 jam yang lalu

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Rabu malam bahwa Amerika Serikat akan mempertahankan kehadiran militer yang kuat di dalam dan sekitar Iran sampai "kesepakatan nyata" benar-benar dilaksanakan, sambil memperingatkan adanya respons besar jika komitmen tidak ditepati.

Dalam sebuah pernyataan di platform media sosialnya, Truth Social, Trump mengatakan semua kapal, pesawat, dan personel militer AS, bersama tambahan amunisi dan persenjataan, akan "tetap berada di tempat di dalam, dan sekitar, Iran, sampai saat dimana KESEPAKATAN NYATA yang dicapai dipatuhi sepenuhnya."

"Jika karena alasan apa pun itu tidak terjadi, yang sangat tidak mungkin, maka 'Mulai Tembak-menembak', lebih besar, lebih baik, dan lebih kuat daripada yang pernah dilihat siapa pun sebelumnya," katanya.

Dia menambahkan bahwa kesepakatan mengenai "tanpa senjata nuklir" telah dicapai "sejak lama," dan menepis "segala retorika palsu yang mengatakan sebaliknya."

"Tidak ada senjata nuklir dan, Selat Hormuz akan terbuka dan aman," ujarnya.

"Sementara itu Angkatan Militer kita yang hebat sedang Memuat Persediaan dan Beristirahat, menantikan, sebenarnya, Penaklukan berikutnya," tambahnya.

Iran dan AS mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu pada Selasa yang bertujuan membuka jalan bagi kesepakatan final untuk mengakhiri perang yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang telah menewaskan dan melukai ribuan orang di seluruh kawasan.

Pengumuman itu dibuat kurang dari dua jam sebelum berakhirnya batas waktu Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan menerima sebuah perjanjian atau 'seluruh peradaban' akan binasa.

SUMBER:TRT World & Agencies