DUNIA
2 menit membaca
Puluhan tewas saat kebakaran dahsyat melanda restoran ramai di Bangkok
Kebakaran besar di sebuah restoran yang ramai di pinggiran Bangkok menewaskan setidaknya 30 orang dan melukai puluhan lainnya.
Puluhan tewas saat kebakaran dahsyat melanda restoran ramai di Bangkok
Kebakaran pub di Bangkok menewaskan sedikitnya 27 orang, menurut laporan. / Foto: AP

Sebuah kebakaran di sebuah restoran yang penuh pengunjung di ibu kota Thailand, Bangkok, telah menewaskan setidaknya 30 orang pada sekitar tengah malam waktu setempat, lapor media lokal dan pejabat.

Kebakaran itu terjadi larut malam Minggu di Rong Beer Na Ladprao, sebuah tempat restoran di kawasan Ladprao di distrik Chatuchak, menurut penyiar publik Thai PBS.

Perdana Menteri Anutin Charnvirakul mengatakan kepada media lokal bahwa 30 jenazah telah dibawa keluar dari lokasi.

"Mayat tak bernyawa. Beberapa dikirim ke rumah sakit, kami sedang memeriksa kondisi mereka," kata Anutin dalam pernyataan yang disiarkan televisi dari lokasi kebakaran.

Perdana menteri mengatakan musisi di bar dan tempat restoran itu menggambarkan "asap dari pemutus sirkuit dekat panggung diikuti mati listrik dan sebuah ledakan".

"Sebagian besar korban berlari ke bagian belakang, ke toilet yang tidak memiliki jalan keluar. Bisa jadi karena kepanikan karena ada api dan asap di restoran," kata Anutin kepada wartawan, menambahkan bahwa "asap segera memenuhi area," mengutip laporan awal dari para penyintas.

Kebakaran "telah berhasil dikendalikan"

Petugas pemadam kebakaran dan penyelamat mengevakuasi beberapa orang dari lokasi, dan yang terluka dibawa ke rumah sakit terdekat.

Tim penyelamat telah mengidentifikasi 17 perempuan dan delapan laki-laki di antara korban, sementara identitas korban tewas lainnya belum dikonfirmasi.

Gubernur Bangkok memastikan bahwa 22 dari 63 orang yang terluka dalam kebakaran pub itu berada dalam kondisi kritis.

Rekaman dari lokasi menunjukkan orang-orang berteriak dan melarikan diri dari gedung saat petugas darurat melakukan operasi penyelamatan.

Kepolisian nasional Thailand mengatakan dalam sebuah unggahan di media sosial sekitar pukul 02.00 Senin (1900 GMT) bahwa kebakaran itu "telah berhasil dikendalikan".

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Bantu tanggap gempa NTT, Uni Eropa tawarkan akses satelit Copernicus
Gempa dahsyat 7,7 magnitudo guncang Indonesia, Tim SAR bergerak cepat lakukan penyelamatan mendesak
Indonesia dukung aturan pemberitahuan awal uji rudal balistik jarak jauh
Aktivis serukan boikot Sephora setelah umumkan penjualan produk di Israel
Indonesia dan 38 negara hadiri pertemuan Koalisi Pertahanan Maritim Multinasional di Jeddah
AS siap perkuat kerja sama pertahanan dengan RI dengan menghormati kedaulatan
Indonesia mengecam serangan ke kapal niaga di Bab Al-Mandeb yang menewaskan WNI
CIA meragukan klaim Israel tentang rencana Iran untuk menyerang Trump setelah KTT NATO: laporan
Pemerintah tegaskan Indonesia tidak boleh jadi sarang kejahatan lintas negara
Iran sebut Indonesia hingga Saudi miliki tanggung jawab utama dorong persatuan Islam
Gempa bumi bermagnitudo 7,0 atau lebih sepanjang 2026
Kemhan RI dan AS perkuat kerja sama pertahanan dan pengembangan SDM
Taiwan kecam rencana latihan militer China-Indonesia di tengah ketegangan regional
Kemlu pastikan seluruh WNI selamat pascagempa M 7,4 di Kolombia
Indonesia dorong BRICS perkuat perdagangan dan akses pasar bagi UMKM
KSAU Indonesia dan Australia terbang formasi di Pitch Black 2026
Indonesia tegaskan hukum laut tetap berlaku saat perang
Berbeda dengan UEFA, Indonesia dukung Infantino lanjutkan kepemimpinan FIFA
Kebakaran Gunung Bromo meluas hingga 120 hektare, angin kencang picu titik api baru
Indonesia-Arab Saudi sepakati kerja sama investasi strategis melalui penanaman modal