BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Indonesia targetkan ekspor 1 juta ton pupuk ke India, Filipina, Thailand, dan Brasil
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk menyeimbangkan kepentingan domestik dengan peluang ekspor, serta memperkuat posisi negara sebagai pemasok penting dalam pasar pupuk dunia.
Indonesia targetkan ekspor 1 juta ton pupuk ke India, Filipina, Thailand, dan Brasil
Menurut data Kementerian Pertanian, produksi urea nasional mencapai 7,8 juta ton dan kebutuhan domestik berada di 6,3 juta ton. / Dok. Kementan RI

Indonesia tengah membuka pembicaraan untuk mengekspor sekitar 1 juta ton pupuk urea ke sejumlah negara, termasuk India, Filipina, Thailand, dan Brasil, sebagai bagian dari upaya memperkuat peran dalam rantai pasok global.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kantor Presiden, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa rencana ekspor tersebut berada di luar pengiriman awal sebesar 250 ribu ton pupuk yang telah dikirim ke Australia.

“Ke depan, sebagian pupuk urea akan dialokasikan ke India, Filipina, Thailand, dan Brasil dengan total komitmen sekitar 1 juta ton,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kebijakan ekspor dilakukan secara hati-hati agar tidak mengganggu ketersediaan dalam negeri.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, produksi urea nasional mencapai 7,8 juta ton, sementara kebutuhan domestik berada di kisaran 6,3 juta ton. Surplus ini dinilai cukup untuk mendukung ekspor tanpa mengorbankan pasokan bagi petani di dalam negeri.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menerima panggilan telepon dari Perdana Menteri Australia Anthony Albanese yang menyampaikan apresiasi atas persetujuan Indonesia mengekspor tahap awal 250 ribu ton urea ke negaranya.

TerkaitTRT Indonesia - Prabowo dan Albanese gelar panggilan telepon, bahas kerja sama pupuk, energi hingga isu Timteng

Tekanan pasokan pupuk

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan kepada Antara bahwa permintaan internasional terhadap pupuk Indonesia meningkat tajam di tengah gangguan rantai pasok global. Ia menyebut setidaknya empat negara mengajukan permintaan dengan total mencapai sedikitnya 750 ribu ton.

Menurutnya, India bahkan secara langsung meminta pasokan hingga 500 ribu ton, sementara Australia telah menyepakati penerimaan 250 ribu ton pada tahap awal. Adapun permintaan dari Brasil dan Filipina masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut.

Amran menegaskan bahwa kapasitas produksi nasional memungkinkan Indonesia mengalokasikan sekitar 1 juta ton untuk pasar ekspor. Ia juga menyoroti kinerja sektor pertanian yang menguat, menurut pada data Badan Pusat Statistik yang menunjukkan ekspor pertanian pada 2025 meningkat Rp167 triliun dibanding tahun sebelumnya.

Di tengah dinamika tersebut, pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk menyeimbangkan kepentingan domestik dengan peluang ekspor, serta memperkuat posisi negara sebagai pemasok penting dalam pasar pupuk dunia.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia, Malaysia, dan Brunei bentuk aliansi pupuk ASEAN untuk perkuat ketahanan pangan



SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Indonesia dan Singapura perkuat kemitraan investasi, fokus pada hilirisasi hingga energi
MSCI tunda evaluasi hingga Juni, pasar saham Indonesia masih dalam tekanan
Pemerintah jajaki investasi bioetanol ratusan juta dolar bersama Toyota
Apple tunjuk John Ternus sebagai CEO baru, Tim Cook beralih jadi ketua eksekutif
Indonesia dorong hilirisasi logam tanah jarang untuk industri teknologi
Menkomdigi: Adopsi AI dorong 3,67 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia
OJK siapkan aturan baru modal sekuritas untuk perkuat integritas pasar
Wikipedia terancam diblokir di Indonesia, Kemkomdigi beri tenggat 7 hari
Kembali dari Bulan, para astronot Artemis II mengatakan bahwa mereka sedang beradaptasi kembali dengan kehidupan di Bumi
Perusahaan pembayaran Brasil Ebanx ekspansi ke Indonesia dan Asia Tenggara
Qatar peringatkan dampak perang Iran akan hantam ekonomi global
Indonesia dan Arab Saudi sepakati kerja sama ekonomi kreatif berbasis budaya
Ekonomi global melambat, IMF proyeksi pertumbuhan Indonesia turun ke angka 5 persen
Gandeng China, Indonesia percepat transformasi manufaktur berbasis AI
Krisis sulfur tekan produksi nikel Indonesia, pasokan bahan baterai terbatas
Sektor pertanian Indonesia bidik peluang ekonomi karbon global
Perkuat ketahanan energi, Indonesia jajaki pasokan minyak dan LPG dari Rusia
Ditjen Migas ESDM menguji kerja sama energi dengan bahan bakar Bobibos
Saham Asia menguat tajam sementara konflik Timur Tengah tetap jadi risiko
Presiden Prabowo resmikan pabrik kendaraan listrik, dorong industrialisasi nasional