BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
BEI buka suara terkait ancaman penurunan status pasar modal Indonesia oleh S&P
Bursa Efek Indonesia mencermati pengumuman S&P Dow Jones Indices yang memasukkan pasar saham domestik ke dalam daftar pantauan penurunan kelas menjadi Frontier Market akibat isu transparansi.
BEI buka suara terkait ancaman penurunan status pasar modal Indonesia oleh S&P
BEI tanggapi peluang pasar modal RI turun dari Emerging Market ke Frontier Market.

Pasar modal Indonesia kini berada dalam posisi waspada setelah lembaga pemeringkat global S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) memasukkan bursa saham domestik ke dalam daftar pantauan Country Classification-2026/2027 Watchlist. Langkah ini membuka risiko penurunan status Indonesia dari pasar berkembang (Emerging Market) menjadi pasar perintis (Frontier Market).

Merespons ancaman tersebut, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menyatakan bahwa pihaknya tengah mencermati dengan saksama dua opsi kebijakan yang disiapkan oleh S&P DJI. Opsi tersebut meliputi penerapan tindakan khusus (Special Measures) atau penurunan kelas secara langsung yang akan dievaluasi secara menyeluruh pada tahun 2027.

"Bersama OJK dan seluruh pemangku kepentingan, BEI akan terus melakukan berbagai upaya untuk menjawab concern yang ada," ujar Jeffrey dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Otoritas bursa kini berpacu dengan waktu untuk memulihkan kepercayaan pasar global. BEI berkomitmen memperkuat koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna meningkatkan transparansi tata kelola demi menjamin perdagangan yang wajar, teratur, dan efisien.

Inti dari persoalan yang memicu lampu kuning ini berakar pada kekhawatiran investor internasional terkait transparansi kepemilikan saham di Indonesia. Isu ini bukan yang pertama kalinya mengguncang iklim investasi domestik, mengingat lembaga pemeringkat MSCI sebelumnya juga pernah menyoroti lemahnya keterbukaan informasi yang berdampak langsung pada likuiditas pasar modal tanah air.

S&P DJI memberikan tenggat waktu yang ketat bagi otoritas keuangan Indonesia untuk melakukan pembenahan internal. Jika dalam kurun waktu satu tahun kalender sejak tindakan khusus diterapkan tidak ada perubahan signifikan, S&P DJI menegaskan status pasar modal Indonesia akan resmi diturunkan pada tinjauan tahunan berikutnya.

SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Pertamina dan Boeing jajaki pengembangan bahan bakar pesawat berkelanjutan di Indonesia
Redam gejolak global, belanja subsidi energi Indonesia melonjak 44 persen di semester I-2026
Empat perusahaan investasi BUMN resmi dilebur di bawah Mandiri Manajemen Investasi
Indonesia himpun Rp32 triliun dari lelang Surat Berharga Negara, permintaan investor lampaui target
India perkuat kerja sama pertahanan dengan pasok rudal BrahMos ke Indonesia
Indonesia dan India tandatangani 16 kesepakatan, perkuat kemitraan strategis
Indonesia dan Kirgistan perkuat kemitraan ekonomi, sepakati kerja sama industri halal
Rupiah tertekan ke Rp17.995 per dolar AS di tengah sorotan Fitch terhadap ekonomi Indonesia
Tokopedia PHK ribuan usai diakuisisi TikTok, Serikat Buruh minta kejelasan tanggung jawab
IHSG menguat di awal pekan, didorong optimisme global meski tekanan domestik membayangi
Pembangunan kapal selam Scorpene dimulai, Indonesia-Prancis perkuat industri pertahanan
Menyusul Gamsunoro, kapal tanker Pertamina Pride kini bersiap keluar dari Selat Hormuz
Kemkomdigi evaluasi 14 layanan Apple untuk pastikan pelindungan anak digital
Garap komponen katoda baterai, produsen Australia tanam modal Rp5,7 triliun di tanah air
Bidik investasi Rp3.414 triliun, pemerintah ajak pengusaha Australia masuk ke sektor strategis
Koalisi sipil soroti risiko pencucian uang, FATF diminta tinjau obligasi Danantara
AS menghapus pembatasan ekspor pada model AI Anthropic Fable dan Mythos
Indonesia catat defisit perdagangan pertama dalam 6 tahun, impor melonjak tajam
Impor Indonesia melonjak 22,16 persen pada Mei 2026
Rupiah dibuka melemah ke Rp17.944 per dolar AS pada Rabu pagi