KONFLIK ISRAEL-IRAN
2 menit membaca
Dua kapal tanker Pertamina tertahan akibat penutupan kembali Selat Hormuz
Raksasa migas pelat merah Indonesia, Pertamina, mengonfirmasi bahwa dua kapal tanker miliknya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih tertahan di Teluk Persia.
Dua kapal tanker Pertamina tertahan akibat penutupan kembali Selat Hormuz
Pertamina mengoperasikan sekitar 345 kapal yang menjadi penggerak utama pengiriman energi ke berbagai wilayah Indonesia. / Dok. Pertamina

Pihak Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan tengah memantau secara intensif dinamika yang terjadi di perairan tersebut. Vega Pita, selaku Pjs Sekretaris Perusahaan PIS, menegaskan bahwa koordinasi lintas sektoral terus dilakukan demi memastikan keselamatan aset negara tersebut.

"Kami terus berkoordinasi erat dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk kementerian dan lembaga lainnya, sembari menyusun rencana lintasan yang aman," ujar Vega dalam pernyataan resminya di Jakarta.

Ia menekankan bahwa meskipun perusahaan berkomitmen untuk segera membawa muatan energi tersebut ke tanah air, faktor keselamatan kapal dan seluruh kru tetap menjadi prioritas utama di atas kepentingan operasional lainnya.

Upaya diplomasi Jakarta di Teheran

Ketegangan ini menempatkan diplomasi Indonesia dalam ujian nyata. Kementerian Luar Negeri RI melaporkan bahwa pemerintah Iran sebenarnya telah memberikan respons positif terhadap permintaan Jakarta untuk memberikan "jalur aman" bagi kedua kapal Pertamina.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran kini tengah mengawal aspek teknis dan operasional di lapangan. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian jadwal kapan Pertamina Pride dan Gamsunoro diizinkan melintasi selat yang dijaga ketat oleh militer Iran tersebut.

Eskalasi di tengah gencatan senjata yang rapuh

Langkah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran untuk menutup kembali akses pelayaran pada Sabtu (18/4) mengejutkan pasar global. Keputusan ini diambil hanya berselang satu hari setelah akses sempat dibuka kembali.

Pihak IRGC menyatakan bahwa penutupan ini merupakan respons langsung terhadap blokade pelabuhan Iran yang masih dilakukan oleh Amerika Serikat. "Kendali atas Selat Hormuz telah kembali ke status sebelumnya. Jalur strategis ini berada di bawah manajemen dan kendali penuh angkatan bersenjata," tegas komando gabungan IRGC melalui kantor berita Tasnim.

Teheran bersikeras tidak akan melonggarkan pengawasan di Hormuz hingga Washington menjamin kebebasan navigasi penuh bagi kapal-kapal yang menuju dan berasal dari Iran. Perkembangan ini pun mengancam stabilitas gencatan senjata yang tengah berlangsung antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Bagi Indonesia, tertahannya dua kapal tanker ini bukan sekadar urusan logistik, melainkan menyangkut ketahanan energi nasional. Gangguan berkepanjangan di Hormuz dikhawatirkan dapat mengganggu rantai pasok minyak mentah yang sangat dibutuhkan untuk konsumsi domestik.

TerkaitTRT Indonesia - Pertamina masih upayakan pembebasan dua tanker di Teluk Persia di tengah ketegangan AS-Iran
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Vance mengatakan bom nuklir Iran bisa menjadi 'domino pertama' dalam perlombaan senjata atom global
Kepala badan nuklir PBB peringatkan risiko radiasi serius usai serangan drone di fasilitas UEA
Inflasi AS sentuh level tertinggi dalam tiga tahun, perang Iran dan blokade Hormuz jadi pemicu
Pentagon sebut perang AS melawan Iran telah menelan biaya 29 miliar dolar AS
Korea Selatan akan ikut pertemuan keamanan Selat Hormuz usai serangan kapal kargo
Netanyahu peringatkan perang melawan Iran 'belum selesai' selama material nuklir masih ada
Iran masih kaji proposal AS yang disampaikan lewat Pakistan
Iran sebut rencana AS di Selat Hormuz sebagai pelanggaran gencatan senjata
Poin-poin penting kesaksian kongres pertama Pete Hegseth sejak perang Iran dimulai
5 hal yang perlu diketahui tentang KTT GCC di Jeddah
Harga minyak melonjak di tengah kekhawatiran intensifikasi blokade ganda Iran-AS di Selat Hormuz
UEA keluar dari OPEC saat harga minyak melonjak di tengah kebuntuan AS-Iran
Di balik meja perundingan Iran: mengapa Israel masih di luar proses negosiasi?
Israel kembali lakukan serangan ke Lebanon meski gencatan senjata diperpanjang
Biaya Terusan Panama melonjak hingga $4 juta saat gangguan di Hormuz membentuk kembali rute pelayaran global
AS ancam sanksi terhadap fasilitator perdagangan Iran
Iran peringatkan balasan lebih kuat jika kembali diserang
Minyak & saham turun saat pelaku pasar nilai peluang  perpanjang gencatan senjata AS–Iran
Ikatan yang tak terputus itu kini justru memecah Timur Tengah
Kuwait terapkan force majeure pada ekspor minyak saat blokade Hormuz berdampak