BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Kru internasional meluncur ke ISS untuk misi riset ilmiah
Misi Stasiun Luar Angkasa Internasional dari Axiom Space menghadirkan astronot India pertama yang menginjakkan kaki di ISS, bersama rekan dari Polandia dan Hungaria.
Kru internasional meluncur ke ISS untuk misi riset ilmiah
Roket Falcon 9 yang membawa empat kru Axiom-4 lepas landas dari Kennedy Space Center menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional. / Reuters

India, Polandia, dan Hungaria meluncurkan astronot pertama mereka dalam lebih dari 40 tahun pada Rabu, dalam sebuah penerbangan privat menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Roket Falcon milik SpaceX meluncur dari Kennedy Space Center milik NASA setelah mengalami penundaan dua minggu akibat kekhawatiran soal kebocoran di stasiun luar angkasa.

Menurut SpaceX, kru akan menjalankan lebih dari 60 eksperimen ilmiah dan demonstrasi teknologi selama misi mereka di ISS, dengan fokus pada riset manusia, pengamatan Bumi, studi biologi, dan ilmu material.

Ketiga negara berbagi biaya untuk misi berdurasi dua minggu ini.

Axiom Space, perusahaan asal Houston yang mengatur misi ini, menyebut harga tiketnya lebih dari $65 juta per orang.

NASA dalam pernyataannya di X menyebutkan bahwa kru dijadwalkan tiba di ISS pada Kamis.

Misi ini, yang sebelumnya tertunda karena kendala teknis dan cuaca buruk, menjadi tonggak sejarah bagi India karena Group Captain Shubhanshu Shukla akan menjadi orang India pertama yang mengunjungi ISS.

“Group Captain Shukla sedang dalam perjalanan untuk menjadi orang India pertama yang pergi ke Stasiun Luar Angkasa Internasional,” tulis Perdana Menteri India Narendra Modi melalui akun X miliknya, menyambut peluncuran tersebut.

Peggy Whitson, mantan astronot NASA yang kini menjabat direktur penerbangan antariksa manusia di Axiom Space, memimpin misi ini sebagai komandan.

Dua spesialis misi lainnya adalah astronot proyek dari European Space Agency, Slawosz Uznanski-Wisniewski asal Polandia dan Tibor Kapu dari Hungaria.

SUMBER:TRT World and Agencies
Jelajahi
Ekspor CPO Indonesia diproyeksikan turun akibat penerapan biodiesel B50
Tingkatkan keselamatan MRT Jabodetabek, PT MITJ adopsi teknologi presisi Jepang
BEI resmi luncurkan ETF emas fisik pertama untuk tingkatkan pendalaman pasar keuangan
Ekonomi tumbuh 5,29 persen, Bakom RI: Ekonomi Indonesia tetap solid dan semakin berkualitas
Kemendag dan Brasil bahas PTA Indonesia-Mercosur untuk perluas pasar ekspor
Transaksi QRIS capai 12,55 miliar pada semester I 2026, dekati target tahunan Bank Indonesia
Indonesia dorong investasi China dan Rusia untuk proyek kereta Trans Kalimantan
Bank Dunia kucurkan penjaminan 750 juta dolar AS untuk KUR Bank Mandiri
I Squared akuisisi Cella, siapkan ekspansi gudang logistik di Indonesia
Pemerintah tunda penerapan pajak e-commerce hingga November 2026
China luncurkan dua satelit AI, Lampung-1 perkuat kerja sama antariksa dengan Indonesia
Indonesia batasi lima juta akun anak di platform digital melalui PP Tunas
CoreWeave ekspansi ke Indonesia, bangun pusat data AI pertama di kawasan Asia-Pasifik
Pemerintah siapkan stimulus kendaraan listrik, dorong insentif motor listrik dan pembebasan PPN
IHSG memimpin penguatan di Asia Tenggara, nilai tukar rupiah tertekan penguatan dolar
OJK tegaskan komitmen reformasi pasar modal di hadapan investor global
Ekspor Indonesia naik 4,13 persen, lonjakan nikel perkuat industri pengolahan
Perdagangan defisit $450 juta, tekanan eksternal masih membayangi ekonomi Indonesia
Indonesia dan Maroko tingkatkan hubungan ekonomi, nilai perdagangan melonjak tajam
BPDP Kemenkeu sebut 80 persen ekspor sawit Indonesia kini didominasi produk hilir