Kapal induk pertama Indonesia yang sebelumnya dikenal sebagai ITS Giuseppe Garibaldi telah memasuki wilayah perairan nasional dan dijadwalkan tiba di Jakarta pada Jumat (18/9), menandai tahap akhir proses pengalihan aset strategis dari Italia ke Indonesia.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul menyatakan kapal tersebut kini tengah diarahkan menuju Dermaga Tanjung Priok, Jakarta Utara, setelah lebih dulu singgah di Sri Lanka dalam pelayarannya dari Italia.
“ITS Giuseppe Garibaldi telah memasuki Perairan Indonesia, rencananya besok Jumat akan tiba di Jakarta,” ujarnya.
Selama perjalanan internasional, kapal induk tersebut dikawal oleh kapal perang Angkatan Laut Italia. Memasuki wilayah Indonesia, pengawalan dilanjutkan oleh dua fregat TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321, yang mengantar kapal hingga pelabuhan tujuan. Setibanya di Jakarta, kapal dijadwalkan disambut oleh jajaran pejabat tinggi TNI dan Kementerian Pertahanan.

Seiring kedatangannya, TNI AL juga mengonfirmasi perubahan nama kapal menjadi KRI Sriwijaya, menggantikan nama yang sebelumnya sempat diusulkan, KRI Gajah Mada. Nama baru ini diambil dari kerajaan maritim besar di Sumatera, mencerminkan ambisi Indonesia memperkuat identitas maritim dan proyeksi kekuatan laut.
310 personel awak disiapkan
Untuk mendukung operasional kapal, TNI AL tengah menyiapkan 310 personel sebagai awak melalui serangkaian pelatihan intensif. Komando Armada (Koarmada) menyebut program tersebut difokuskan pada peningkatan kompetensi teknis dan kesiapan operasional.
“Kami menyiapkan calon awak melalui pelatihan yang terarah dan disiplin, dengan fokus pada kesiapan operasional,” kata Kepala Dinas Penerangan Koarmada Kolonel Wishnu Ardiansyah.
Pelatihan tersebut melibatkan personel dengan latar belakang keahlian relevan, termasuk pembekalan langsung dari Panglima Koarmada Laksamana Madya Denih Hendrata di fasilitas pendidikan TNI AL di Jakarta Utara.
Program ini diharapkan menghasilkan awak yang siap mengoperasikan kapal induk pertama Indonesia saat resmi dioperasikan usai seremoni kedatangan di Jakarta.























