PERANG GAZA
2 menit membaca
Penghuni ilegal Israel serang 3 anak Palestina, membakar lahan pertanian di Tepi Barat yang diduduki
Sekelompok penghuni ilegal Israel menghadang kendaraan keluarga Palestina dekat permukiman Shilo, melukai anak-anak kecil di dalamnya dengan batu dan kaca.
Penghuni ilegal Israel serang 3 anak Palestina, membakar lahan pertanian di Tepi Barat yang diduduki
Pemukim ilegal membakar kebun-kebun zaitun Palestina di berbagai kegubernuran Tepi Barat yang diduduki. (Foto: ARSIP) / Reuters

Pemukim ilegal Israel telah menyerang dan melukai tiga anak Palestina serta membakar lahan pertanian di seluruh Tepi Barat yang diduduki, menurut sumber setempat.

Sumber mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa sekelompok pemukim ilegal menghadang sebuah kendaraan Palestina di dekat pemukiman Shilo di selatan Nablus dan melempari kendaraan itu dengan batu, sehingga melukai tiga anak di dalamnya.

Sumber mengatakan keluarga itu berasal dari kota Abwein, utara Ramallah, dan anak-anak yang terluka dipindahkan ke pusat medis di kota Sinjil untuk mendapatkan perawatan.

Salah satu anak, berusia 14 tahun, menderita luka di kepala setelah terkena batu, sementara dua anak yang lebih kecil mengalami cedera ringan akibat pecahan kaca, tambah sumber.

Lahan pertanian dan kebun zaitun dibakar

Dalam insiden terpisah, pemukim ilegal membakar lahan pertanian Palestina di wilayah Ramallah dan Nablus.

Sumber setempat mengatakan pemukim ilegal Israel membakar kebun zaitun antara kota Turmus Ayya dan Abu Falah, timur laut Ramallah.

Mereka menambahkan bahwa pasukan Israel menggerebek wilayah tersebut dan memberikan perlindungan kepada para pemukim ilegal setelah warga setempat menghadang mereka dan memaksa mereka mundur.

Pasukan itu juga mencegah tim pertahanan sipil mencapai lokasi untuk memadamkan api.

Di desa Duma, selatan Nablus, pemukim ilegal juga membakar lahan yang ditanami pohon zaitun dekat pintu masuk desa, menyebabkan kerusakan pada beberapa pohon.

Sementara itu, para pemukim menggembalakan kawanan unta dan domba di lahan pertanian Palestina di timur desa Taybeh dan Rammun dekat Ramallah, menyebabkan kerusakan luas pada tanaman dan kerugian finansial bagi petani Palestina.

Israel telah meningkatkan serangan dan memperlakukan warga Palestina secara brutal di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki, sejak melancarkan genosida terhadap Gaza pada 7 Oktober 2023.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Indonesia kembali tekankan kemerdekaan Palestina saat 9 WNI aktivis GSF tiba di Tanah Air
8 Negara Muslim termasuk Indonesia mengecam perlakuan Israel terhadap aktivis GSF
Aktivis flotilla Gaza Australia menceritakan kembali penyiksaan dan pelecehan seksual saat ditahan di Israel
Catatan panjang Israel dalam menggunakan senjata pembakar terlarang terhadap warga sipil
Situasi kemanusiaan di Gaza tetap memburuk, kata LSM internasional
Pemerintah RI dampingi pemulangan 9 WNI aktivis GSF dari Türkiye setelah ditahan Israel
Indonesia kutuk tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0
AS mengancam akan mencabut visa delegasi PBB Palestina: laporan
Indonesia koordinasi dengan Türkiye, Mesir, dan Yordania untuk bebaskan 9 WNI ditahan Israel
Indonesia kecam keras perlakuan tidak manusiawi Israel terhadap aktivis GSF
Ben-Gvir unggah video aktivis flotilla yang dipaksa berlutut, Italia panggil dubes Israel
Indonesia perkuat upaya diplomatik lindungi 9 WNI yang ditahan Israel
Ratusan aktivis Global Sumud termasuk sembilan WNI yang 'diculik' dibawa ke Israel
Israel terus serang armada Global Sumud Flotilla yang menuju Gaza
Israel menyita semua kapal dalam konvoi yang menuju Gaza, PBB menyatakan keprihatinan
Israel menyita sekitar 40 kapal dari armada Global Sumud yang menuju Gaza
Indonesia pertimbangkan tindakan hukum atas penculikan WNI oleh Israel di konvoi bantuan Gaza
Indonesia akan mengambil tindakan hukum terhadap Israel terkait aktivis GSF yang ditahan
9 WNI aktivis GSF 'diculik' oleh Israel, Kemlu RI terus berupaya pastikan keselamatan
Sembilan WNI dalam misi kemanusian Global Sumud Flotilla ditahan Israel