Pemukim ilegal Israel telah menyerang dan melukai tiga anak Palestina serta membakar lahan pertanian di seluruh Tepi Barat yang diduduki, menurut sumber setempat.
Sumber mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa sekelompok pemukim ilegal menghadang sebuah kendaraan Palestina di dekat pemukiman Shilo di selatan Nablus dan melempari kendaraan itu dengan batu, sehingga melukai tiga anak di dalamnya.
Sumber mengatakan keluarga itu berasal dari kota Abwein, utara Ramallah, dan anak-anak yang terluka dipindahkan ke pusat medis di kota Sinjil untuk mendapatkan perawatan.
Salah satu anak, berusia 14 tahun, menderita luka di kepala setelah terkena batu, sementara dua anak yang lebih kecil mengalami cedera ringan akibat pecahan kaca, tambah sumber.
Lahan pertanian dan kebun zaitun dibakar
Dalam insiden terpisah, pemukim ilegal membakar lahan pertanian Palestina di wilayah Ramallah dan Nablus.
Sumber setempat mengatakan pemukim ilegal Israel membakar kebun zaitun antara kota Turmus Ayya dan Abu Falah, timur laut Ramallah.
Mereka menambahkan bahwa pasukan Israel menggerebek wilayah tersebut dan memberikan perlindungan kepada para pemukim ilegal setelah warga setempat menghadang mereka dan memaksa mereka mundur.
Pasukan itu juga mencegah tim pertahanan sipil mencapai lokasi untuk memadamkan api.
Di desa Duma, selatan Nablus, pemukim ilegal juga membakar lahan yang ditanami pohon zaitun dekat pintu masuk desa, menyebabkan kerusakan pada beberapa pohon.
Sementara itu, para pemukim menggembalakan kawanan unta dan domba di lahan pertanian Palestina di timur desa Taybeh dan Rammun dekat Ramallah, menyebabkan kerusakan luas pada tanaman dan kerugian finansial bagi petani Palestina.
Israel telah meningkatkan serangan dan memperlakukan warga Palestina secara brutal di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki, sejak melancarkan genosida terhadap Gaza pada 7 Oktober 2023.


















