Natal di Jakarta diwarnai solidaritas korban bencana Sumatra, Prabowo serukan gotong royong nasional

Ribuan umat Kristiani menggelar doa Natal di Jakarta sebagai bentuk solidaritas bagi korban banjir dan longsor di Sumatera, sementara Presiden Prabowo dalam pesan Nataru-nya menyerukan penguatan harmoni, damai dan gotong royong nasional.

By
Umat ​​Kristiani menghadiri misa Malam Natal sambil menyalakan lilin di Gereja Immanuel di Jakarta, Indonesia pada 24 Desember 2025. / AA

Ribuan umat Kristiani berkumpul di Indonesia Arena, Jakarta, pada misa malam Natal, Rabu (24/12), dalam sebuah ibadah doa yang didedikasikan tidak hanya untuk perayaan kelahiran Yesus Kristus, tetapi juga untuk para korban banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.

Ibadah yang berlangsung khidmat itu dihadiri jemaat dari berbagai gereja dan komunitas Kristen di Jakarta serta wilayah sekitarnya. Nyanyian pujian dan doa bersama dipanjatkan sebagai ungkapan solidaritas bagi masyarakat terdampak bencana alam yang menimbulkan korban besar dalam beberapa pekan terakhir.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menewaskan lebih dari seribu orang. 

Hingga Rabu (24/12), BNPB mencatat 1.129 korban meninggal dunia, ratusan orang masih dinyatakan hilang, serta hampir setengah juta warga terpaksa mengungsi. Bencana tersebut juga merusak ratusan ribu rumah, fasilitas kesehatan, sekolah, tempat ibadah, serta gedung publik dan perkantoran di puluhan kabupaten dan kota.

Semangat gotong royong

Pada malam yang sama, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan Natal dan Tahun Baru 2026 mengajak seluruh rakyat Indonesia menjadikan Natal sebagai momentum untuk memperkuat kasih, harapan, dan kepedulian sosial, terutama di tengah ujian bencana alam yang melanda Sumatera.

“Natal adalah momentum kasih, harapan, dan kepedulian terhadap sesama. Pada saat yang bersamaan, bangsa kita tengah diuji oleh bencana alam yang membawa duka bagi saudara-saudari kita di Sumatera,” ujar Prabowo.

Presiden menekankan pentingnya solidaritas nasional dan semangat gotong royong untuk membantu para korban serta mendukung proses pemulihan. Ia mengajak masyarakat untuk saling menolong dan mengerahkan kemampuan terbaik sebagai bangsa yang tangguh melalui persatuan.

Menutup pesannya, Presiden menyampaikan harapan agar damai Natal menyertai seluruh rakyat Indonesia, serta agar tahun yang baru membawa kesehatan, kekuatan, dan semangat kebersamaan.