DUNIA
2 menit membaca
Peringati 76 tahun hubungan diplomatik, Indonesia dan Rusia perkuat kemitraan strategis
Pemerintah Indonesia menyebut penguatan hubungan bilateral sebagai salah satu prioritas utama dalam memperluas kemitraan yang saling menguntungkan dengan mitra global.
Peringati 76 tahun hubungan diplomatik, Indonesia dan Rusia perkuat kemitraan strategis
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian saat menghadiri acara The Reception of The National Day of The Russian Federation, Senin (29/06). / Dok. Ekon

Indonesia dan Rusia menegaskan kembali komitmen untuk memperluas kerja sama strategis di berbagai sektor seiring peringatan 76 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Pemerintah Indonesia menyebut penguatan hubungan bilateral sebagai salah satu prioritas utama dalam memperluas kemitraan yang saling menguntungkan dengan mitra global.

Rusia menjadi salah satu mitra kunci Indonesia dengan kerja sama yang telah mencakup bidang politik, ekonomi, perdagangan, investasi, energi, pertahanan, pendidikan, sains dan teknologi, hingga kebudayaan.

Data pemerintah menunjukkan nilai perdagangan kedua negara pada 2025 mencapai sekitar $5 miliar. Di sisi lain, arus wisatawan Rusia ke Indonesia juga tercatat meningkat, termasuk didukung oleh pembukaan rute penerbangan langsung Moskow–Denpasar.

Dalam pernyataan pada acara peringatan Hari Nasional Rusia di Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan bahwa hubungan kedua negara dibangun atas dasar saling menghormati dan kepentingan bersama.

“Selama lebih dari tujuh dekade, kemitraan kita terus berkembang berdasarkan rasa saling menghormati dan kepentingan bersama. Fondasi kokoh yang telah dibangun oleh para pendahulu kita terus dipertahankan lintas generasi kepemimpinan dan hingga kini tetap menjadi landasan yang mengawal kerja sama kita,” ujarnya.

Hubungan bilateral ekonomi

Airlangga juga menyoroti pentingnya kesinambungan dialog ekonomi, termasuk melalui kunjungan ke Kazan pada Mei 2026 dalam forum Komisi Bersama Indonesia–Rusia di bidang perdagangan, ekonomi, dan kerja sama teknis bersama Wakil Perdana Menteri Denis Manturov.

Kesepakatan Perjanjian Perdagangan Bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia yang ditandatangani pada Desember 2025 juga dinilai menjadi langkah penting untuk memperluas akses pasar dan memperkuat keterlibatan pelaku usaha dari kedua pihak, termasuk Rusia.

Acara tersebut turut dihadiri Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergey Tolchenov, Duta Besar Rusia untuk ASEAN, Ketua Dewan Perwakilan Daerah, Menteri Kebudayaan, Menteri Pariwisata, Menteri Transmigrasi, Menteri Lingkungan Hidup, serta Juru Bicara Kemenko Perekonomian.

Hari Nasional Rusia diperingati setiap 12 Juni dan dalam perayaan di Jakarta tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Indonesia serta para duta besar negara sahabat diantaranya Arab Saudi, Iran, dan Türkiye.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia dan Rusia perkuat kemitraan industri strategis melalui Forum BRICS PartNIR 2026

SUMBER:TRT Indonesia