DUNIA
2 menit membaca
Rusia peringatkan warga asing dan diplomat tinggalkan Kiev saat serangan mematikan meningkat
Peringatan itu disampaikan setelah pihak berwenang Rusia mengatakan enam orang tewas dalam serangan Ukraina semalam di beberapa wilayah.
Rusia peringatkan warga asing dan diplomat tinggalkan Kiev saat serangan mematikan meningkat
Penyelidik Rusia memeriksa puing-puing setelah serangan drone menghantam asrama kampus di Starobilsk, Luhansk yang dikuasai Rusia, pada 24 Mei 2026. / AFP

Rusia dan Ukraina saling melontarkan tuduhan terkait serangan drone dan rudal Senin malam, ketika Moskow memperingatkan warga asing serta diplomat untuk meninggalkan Kiev menjelang apa yang disebutnya sebagai rencana serangan terhadap “pusat pengambilan keputusan” di ibu kota Ukraina tersebut.

Kementerian Luar Negeri Rusia dalam pernyataannya mengatakan serangan berikutnya akan menargetkan “pusat pengambilan keputusan dan pos komando”, seraya mendesak warga negara asing, termasuk personel diplomatik dan organisasi internasional, untuk meninggalkan Kiev “sesegera mungkin”.

Peringatan itu muncul setelah otoritas Rusia menyatakan enam orang tewas akibat serangan Ukraina semalam di sejumlah wilayah.

Di wilayah Bryansk, Pelaksana Tugas Gubernur Yegor Kovalchuk mengatakan satu orang tewas dan satu lainnya terluka akibat serangan artileri di desa Belaya Beryozka. Sejumlah gedung apartemen, rumah warga, dan fasilitas publik juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Perang drone kian meningkat

Di bagian wilayah Donetsk yang dikuasai Rusia, empat orang, termasuk dua anak di bawah umur, tewas akibat serangan drone Ukraina, menurut wali kota yang ditunjuk Rusia, Ivan Gorlovkin.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat 173 drone di 14 wilayah, termasuk Krimea yang dianeksasi Rusia.

Sementara itu, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menuduh Rusia meluncurkan 262 drone dalam semalam dan menyebut 246 di antaranya berhasil dicegat atau dilumpuhkan.

Kepala administrasi militer wilayah Kharkiv, Oleh Syniehubov, mengatakan pasukan Rusia melancarkan serangan drone ke kota Kharkiv dan 21 permukiman lain di wilayah tersebut dalam 24 jam terakhir. Serangan itu disebut melukai 18 orang, termasuk seorang anak.

Di wilayah Sumy, satu orang tewas dan empat lainnya terluka akibat serangan Rusia dalam periode yang sama, kata Gubernur wilayah tersebut, Oleh Hryhorov.

Klaim dari kedua pihak terkait serangan-serangan tersebut masih sulit diverifikasi secara independen karena perang yang masih berlangsung.

SUMBER:TRT World & Agencies