DUNIA
2 menit membaca
Polandia menangguhkan duta besar untuk Prancis terkait penyelidikan diploma palsu
Polandia sementara menarik duta besarnya untuk Prancis saat penyelidik menelusuri dugaan gelar MBA palsu yang terkait universitas swasta.
Polandia menangguhkan duta besar untuk Prancis terkait penyelidikan diploma palsu
Duta Besar Polandia untuk Prancis, Jan Emeryk Rosciszewski, sementara dibebaskan dari tugas selama penyelidikan. [Foto: Kedubes Polandia]
26 Desember 2025

Polandia sementara memberhentikan Duta Besar untuk Prancis, Jan Emeryk Rosciszewski, dari tugasnya di tengah penyelidikan diploma palsu yang sedang berlangsung.

Menteri Luar Negeri Radoslaw Sikorski memutuskan untuk memberhentikan duta besar tersebut sampai semua kecurigaan terselesaikan, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Maciej Wewior, kepada kantor berita negara PAP pada Rabu.

“Kementerian Luar Negeri tidak berkomentar mengenai tindakan layanan atau sistem peradilan. Duta besar memulai misinya pada musim semi 2022. Mengingat situasi ini, ia menempatkan dirinya di bawah wewenang menteri,” ujar Wewior kepada PAP.

Rosciszewski ditahan pada Selasa oleh Biro Antikorupsi Pusat sebagai bagian dari penyelidikan terkait pengadaan gelar MBA palsu dari universitas manajemen swasta bernama Collegium Humanum, menurut PAP yang mengutip situs Goniec.pl.

‘Tidak pernah’ kuliah di universitas itu

Lembaga tersebut dituduh menjalankan program MBA, sarjana, dan magister percepatan yang memungkinkan pesertanya memenuhi syarat untuk duduk di dewan pengawas dan posisi senior di perusahaan milik negara tanpa menyelesaikan persyaratan akademik standar.

“Dalam kasus Rosciszewski, dugaan penipuan melibatkan penggunaan gelar MBA untuk duduk di dewan pengawas Bank Pocztowy, anak perusahaan Poczta Polska (layanan pos milik negara),” tekan PAP.

Dalam pernyataan kepada kantor berita negara, Rosciszewski menegaskan bahwa ia tidak pernah belajar di Collegium Humanum dan bukan lulusan universitas tersebut, serta dibebaskan setelah memberikan “penjelasan lengkap.”

“Saya menyatakan kerja sama penuh dengan kantor kejaksaan dan berharap masalah ini dapat diselesaikan secepat mungkin,” ujarnya.

SUMBER:AA