DUNIA
2 menit membaca
Jepang waspada setelah dokter hewan meninggal akibat virus kutu yang diduga berasal dari kucing
Seorang dokter hewan meninggal setelah terinfeksi demam berat dengan sindrom trombositopenia (SFTS), yang menandai apa yang mungkin menjadi kasus pertama dugaan penularan dari hewan ke manusia dari virus mematikan yang dibawa oleh kutu.
Jepang waspada setelah dokter hewan meninggal akibat virus kutu yang diduga berasal dari kucing
Jepang telah mencatat lebih dari 600 kasus SFTS sejak pertama kali dikonfirmasi di negara tersebut pada tahun 2013. / Reuters

Jepang tengah menghadapi kekhawatiran baru terkait virus mematikan yang ditularkan melalui gigitan kutu setelah seorang dokter hewan meninggal akibat kasus yang diyakini sebagai penularan pertama sindrom demam berat dengan trombositopenia (SFTS) dari hewan ke manusia di negara tersebut.

Korban, seorang dokter hewan berusia 50-an yang bekerja di Prefektur Mie, mengalami demam pada bulan Mei setelah merawat seekor kucing sakit di sebuah klinik hewan, menurut laporan South Morning China Post.

Ia dirawat di rumah sakit pada hari yang sama, tetapi meninggal beberapa hari kemudian. Hasil otopsi tidak menemukan tanda-tanda gigitan kutu, dan tidak ada rekan kerjanya maupun pemilik kucing tersebut yang melaporkan gejala serupa.

SFTS adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bunyavirus yang terutama ditularkan melalui gigitan kutu yang terinfeksi. Penyakit ini dapat menyebabkan demam tinggi, muntah, diare, hingga kegagalan multi-organ, dengan tingkat kematian yang dilaporkan berkisar antara 10 hingga 30 persen.

Sejak pertama kali dikonfirmasi di Jepang pada tahun 2013, lebih dari 600 kasus SFTS telah tercatat, sebagian besar terjadi di wilayah barat seperti Prefektur Mie, Wakayama, dan Shimane.

Asosiasi Medis Veteriner Jepang telah mengeluarkan peringatan, mendesak para dokter hewan untuk mengenakan perlengkapan pelindung seperti masker, sarung tangan, dan pelindung mata saat menangani hewan atau bangkai. Otoritas setempat sedang menyelidiki sumber infeksi untuk menentukan apakah virus tersebut ditularkan langsung dari kucing ke dokter hewan.

Meskipun kasus SFTS yang terkait dengan hewan peliharaan jarang terjadi, insiden ini telah memicu peringatan baru tentang risiko yang ditimbulkan oleh hewan domestik yang terinfeksi — terutama karena musim kutu mencapai puncaknya antara musim semi dan musim gugur.

Pejabat setempat menyarankan masyarakat untuk menggunakan penangkal kutu, mengenakan pakaian lengan panjang dan celana panjang di area berumput, serta mengambil tindakan pencegahan ekstra saat menangani hewan sakit atau liar.

SUMBER:TRT World
Jelajahi
Indonesia dorong BRICS perkuat perdagangan dan akses pasar bagi UMKM
KSAU Indonesia dan Australia terbang formasi di Pitch Black 2026
Indonesia tegaskan hukum laut tetap berlaku saat perang
Berbeda dengan UEFA, Indonesia dukung Infantino lanjutkan kepemimpinan FIFA
Kebakaran Gunung Bromo meluas hingga 120 hektare, angin kencang picu titik api baru
Indonesia-Arab Saudi sepakati kerja sama investasi strategis melalui penanaman modal
Kedubes Iran respon pernyataan Prabowo, tegaskan program nuklirnya untuk tujuan damai
Menhan RI dan Thailand perkuat kerja sama pertahanan, sepakati latihan pasukan khusus
Peluang besar UMKM lokal, Kemenhaj bidik pasar rantai pasok haji di Arab Saudi
Kemenlu AS akan tutup konsulat di Medan dan 4 negara lain
Indonesia–Thailand perkuat kemitraan strategis, fokus ekonomi dan stabilitas ASEAN
Indonesia dan Australia perkuat kerja sama maritim lewat Cassowary Exercise 2026
Indonesia dorong resiliensi ASEAN hadapi ancaman bencana dan krisis
ASEAN mempercepat negosiasi CoC dengan China Laut di tengah ketegangan Selat Hormuz
Indonesia dan Jepang bahas perluasan peluang kerja serta pengembangan SDM terampil
Perkuat akses ke Amerika Selatan, Indonesia dan Peru sepakat percepat perundingan CEPA
Perkuat pertahanan udara Indo-Pasifik, TNI AU dan PACAF gelar A2AT ke-18 di Hawaii
KBRI Tokyo imbau WNI tetap waspada setelah gempa M7,1 di Kumamoto
World Para Athletics Grand Prix 2026: Tim Para Atletik Indonesia raih 16 medali
Pemerintah pantau kepulangan ABK Indonesia terdampak serangan rudal di Selat Hormuz