DUNIA
1 menit membaca
Serangan drone mengganggu operasi, 13 bandara di selatan Rusia dihentikan sementara
Moskow dan Kiev saling menuduh melanggar gencatan senjata Hari Kemenangan.
Serangan drone mengganggu operasi, 13 bandara di selatan Rusia dihentikan sementara
Citra satelit menunjukkan asap membubung dari stasiun pemompaan minyak setelah serangan drone Ukraina di Perm, Rusia, 7 Mei 2026. / Reuters

Operasi di 13 bandara di wilayah selatan Rusia ditangguhkan sementara pada hari Jumat (8/5) setelah serangan drone mengenai gedung administrasi cabang Navigasi Udara Rusia di Rostov-on-Don, kata Kementerian Perhubungan Rusia.

Dalam pernyataan yang diposting di Telegram, kementerian mengatakan prosedur pengendalian lalu lintas udara di selatan Rusia sedang disesuaikan menyusul serangan tersebut.

“Personel aman, dan pihak berwenang sedang menilai kelayakan operasional peralatan,” kata kementerian.

Operasi bandara ditangguhkan di Astrakhan, Vladikavkaz, Volgograd, Gelendzhik, Grozny, Krasnodar, Makhachkala, Magas, Mineralnye Vody, Nalchik, Sochi, Stavropol dan Elista.

Rusia dan Ukraina juga saling menuduh pada hari Jumat terkait dugaan pelanggaran gencatan senjata dua hari yang diumumkan Moskow bertepatan dengan peringatan Hari Kemenangan Rusia pada 9 Mei.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Rusia telah melancarkan lebih dari 850 serangan drone, sementara Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pihaknya mencatat 1.365 pelanggaran gencatan senjata.

Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan pada hari Senin bahwa pihaknya akan memberlakukan gencatan senjata pada 8-9 Mei selama perayaan Hari Kemenangan dan menyatakan harapan bahwa Ukraina akan melakukan hal yang sama.

Kemudian hari itu, Zelenskyy mengatakan Kiev akan menerapkan gencatan senjata sepihak mulai tengah malam Selasa (21.00 GMT).

TerkaitTRT Indonesia - Serangan drone Ukraina paksa penutupan bandara di sekitar Moskow: Rusia
SUMBER:TRT World & Agencies