DUNIA
2 menit membaca
Indonesia dan India perkuat peran global lewat kemitraan BRICS
Kemitraan ganda di BRICS dan G20 jadi pendorong utama Indonesia dan India dalam memperkuat posisi tawar negara berkembang di tingkat global.
Indonesia dan India perkuat peran global lewat kemitraan BRICS
Presiden menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS di New Delhi, India. Foto: IG/@prabowo

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menilai Indonesia dan India memiliki potensi besar untuk memperkuat peran strategis mereka di tingkat internasional melalui keikutsertaan dalam blok BRICS.

Mengutip laporan Antara, Chakravorty menyoroti kedudukan unik yang dimiliki kedua negara sebagai anggota aktif di dua forum utama dunia, yakni BRICS dan G20. Keanggotaan ganda ini dinilai memberikan peluang yang lebih luas bagi tanah air dan India untuk memimpin berbagai inisiatif global.

Sebagai anggota baru BRICS, Indonesia dinilai sangat aktif berkontribusi dalam berbagai agenda strategis. Peran aktif tersebut mencakup kerja sama tingkat menteri, teknis, sektor bisnis, antarparlemen, hingga hubungan antarmasyarakat (people-to-people).

Chakravorty optimis bahwa hubungan ikatan bilateral yang kokoh dapat dimanfaatkan oleh kedua negara berkembang ini untuk memberikan dampak yang lebih signifikan pada tatanan global. Menurutnya, tidak banyak negara di dunia yang memiliki keistimewaan untuk bergabung dalam kedua kerangka kerja sama tersebut sekaligus.

Sementara itu, Kepemimpinan India di BRICS pada tahun 2026 mengusung empat pilar prioritas, yaitu ketahanan (resilience), inovasi (innovation), kerja sama (cooperation), dan keberlanjutan (sustainability). Prioritas ini sejalan dengan visi "kemanusiaan yang utama" (humanity first) yang dicanangkan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Pada pilar keberlanjutan, India mendorong penguatan kerja sama di bidang energi bersih dan terbarukan, aksi iklim, solusi berbasis alam, serta pola konsumsi yang berkelanjutan. KTT BRICS ke-18 sendiri digelar di New Delhi dengan mengusung tema "Building for Resilience, Innovation, Cooperation, and Sustainability".

Presiden Prabowo Subianto hadir langsung mewakili Indonesia dalam KTT tersebut di New Delhi. Kepala Negara didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebagai bagian dari delegasi resmi Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, menyampaikan bahwa Indonesia membawa pesan kunci mengenai inklusi ekonomi dan keuangan pada KTT ini. Melalui keanggotaannya di BRICS, tanah air juga berkomitmen untuk terus memperluas kemitraan ekonomi strategis di tingkat global.

TerkaitTRT Indonesia - Presiden Prabowo pertegas peran strategis Indonesia di KTT BRICS New Delhi
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Emine Erdogan pimpin seruan Ibu Negara untuk kerangka kerja PBB lindungi anak di dunia maya
Jakarta naik ke peringkat 140 kota dunia dalam Global Cities Index 2026
Ganda putra bulu tangkis raih emas ketiga, Indonesia peringkat 15 klasemen sementara Asian Games
Indonesia perluas jejaring halal global lewat kerja sama dengan empat lembaga
Indonesia perkuat kerja sama dagang dengan negara-negara Afrika melalui pelatihan SSTC
Indonesia tegaskan perlindungan warga sipil dalam hak jawab di Sidang Majelis Umum PBB
Pemimpin Arab sampaikan belasungkawa atas tragedi tenggelamnya KMP Virgo Transport 8
TNI AL terima 12 AAV-M35 dari AS, akan terima total 105 ranpur amfibi bertahap hingga 2028
Indonesia maju sebagai kandidat anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB 2029–2030
Menlu Sugiono: Palestina menjadi ujian bagi hati nurani dan sistem multilateral
IUCN: Kebakaran hutan mengancam orangutan Kalimantan
Indonesia dorong penguatan keterkaitan laut dan iklim menuju COP31
Indonesia tandatangani konvensi siber PBB, perkuat kerja sama lawan kejahatan siber
Indonesia taklukkan China 3-2, tim bulu tangkis putra raih emas Asian Games setelah 28 tahun
BNN Indonesia dan Australia perpanjang kerja sama pemberantasan narkoba hingga 2031
Kapal Garibaldi resmi jadi KRI Sriwijaya-100, Indonesia siapkan modernisasi
Indonesia perkuat diplomasi bilateral di Sidang Umum PBB
Indonesia dorong perlindungan anak dari risiko AI di forum PBB
Indonesia percepat penyelesaian IEU-CEPA untuk buka akses pasar Eropa
Indonesia dan Prancis perkuat kerja sama pertahanan serta industri militer