KONFLIK ISRAEL-IRAN
2 menit membaca
Iran tolak usulan AS untuk berbagi kendali atas Selat Hormuz
Iran menawarkan kepada Amerika Serikat untuk mengencerkan 430 kilogram uranium yang diperkaya sebagai jaminan program nuklirnya, kata Wakil Ketua Parlemen Iran Ali Nikzad.
Iran tolak usulan AS untuk berbagi kendali atas Selat Hormuz
Media Iran mengatakan kegagalan mencapai kesepakatan kerangka kerja dalam perundingan itu karena tuntutan AS yang mereka sebut berlebihan. / Reuters

Iran menolak proposal Amerika Serikat dalam perundingan di Islamabad, Pakistan, yang mengusulkan pembentukan kerangka hukum untuk Selat Hormuz dengan melibatkan peran AS, kata Wakil Ketua Parlemen Iran Ali Nikzad.

Berbicara di televisi pemerintah Iran, Nikzad pada Senin menyatakan bahwa Teheran menawarkan untuk mengencerkan 430 kilogram uranium yang telah diperkaya selama negosiasi sebagai jaminan terkait program nuklirnya sekaligus menunjukkan itikad baik.

Ia mengatakan sempat direncanakan pembentukan koalisi untuk mengencerkan uranium tersebut dengan melibatkan Amerika Serikat dan Arab Saudi, namun Washington menarik diri dari usulan itu.

Nikzad juga menyebut Iran mengusulkan penerapan biaya bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz, dan AS berupaya menjadi mitra dalam skema tersebut, yang kemudian ditolak oleh Teheran.

Kerangka Hormuz

Ia menambahkan, “Washington bahkan mengusulkan: mari kita bentuk kerangka hukum untuk Selat Hormuz yang juga melibatkan Amerika.”

“Mereka (Amerika) telah belajar selama perang 40 hari bahwa kemenangan tidak ditentukan oleh pernyataan di media sosial, melainkan oleh kehendak rakyat dan keunggulan di lapangan,” lanjutnya.

Washington dan Teheran, yang pekan lalu menyepakati gencatan senjata selama dua pekan, menggelar perundingan langsung yang jarang terjadi pada Sabtu di Islamabad untuk mengakhiri perang yang dimulai pada 28 Februari, namun pembicaraan berakhir pada Minggu tanpa kesepakatan.

Media Iran menyebut kegagalan mencapai kesepakatan kerangka dalam perundingan tersebut disebabkan oleh tuntutan Amerika Serikat yang dinilai berlebihan.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Iran luncurkan rudal ke kapal dagang di Selat Hormuz
Oman dan Iran bahas navigasi Selat Hormuz, Muscat pastikan bebas biaya transit
Bagaimana kesepakatan AS-Iran akan memengaruhi masa depan politik Netanyahu?
Individu hanyalah gejalanya, penyakit sesungguhnya adalah Israel
Ben Gvir tolak penghentian penghancuran rumah di Lebanon selatan
Kapal Iran melintasi blokade laut AS di Teluk Oman tanpa insiden
Selat Hormuz dibuka tanpa tarif berdasarkan kesepakatan damai Iran, kata AS
Mengapa AS dan Iran tak bisa membiarkan kesepakatan damai gagal
Indonesia masih membuka peluang jadi mediator konflik AS-Iran
IRGC Iran nyatakan Selat Hormuz ditutup bagi seluruh kapal
Iran klaim serang 18 fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain
Iran sebut rudal siap diluncurkan, ancaman Israel ke Beirut picu kekhawatiran gencatan senjata
Ledakan mengguncang Pulau Qeshm Iran, Kuwait cegat gelombang serangan rudal
Trump murka kepada Netanyahu dalam percakapan telepon terkait eskalasi di Lebanon
Trump dan Netanyahu berselisih soal masa depan perang Iran dalam percakapan telepon - laporan
Vance mengatakan bom nuklir Iran bisa menjadi 'domino pertama' dalam perlombaan senjata atom global
Kepala badan nuklir PBB peringatkan risiko radiasi serius usai serangan drone di fasilitas UEA
Inflasi AS sentuh level tertinggi dalam tiga tahun, perang Iran dan blokade Hormuz jadi pemicu
Pentagon sebut perang AS melawan Iran telah menelan biaya 29 miliar dolar AS
Korea Selatan akan ikut pertemuan keamanan Selat Hormuz usai serangan kapal kargo