Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan akan secara resmi menandatangani kesepakatan mereka yang bertujuan mengakhiri perang di Timur Tengah pada hari Jumat di resor Burgenstock, Swiss, kata pejabat Swiss, menandai langkah penting dalam upaya menghentikan konflik yang mengguncang kawasan sejak akhir Februari.
Kementerian luar negeri Swiss mengatakan pada Selasa bahwa upacara penandatanganan dijadwalkan pada 19 Juni di resor mewah di lereng gunung yang menghadap Danau Lucerne, lokasi yang dipilih oleh mediator dari Pakistan dan Qatar setelah berkonsultasi dengan kedua pihak, Washington dan Teheran.
Kesepakatan itu mengikuti pengumuman pada hari Minggu bahwa kedua belah pihak telah mencapai nota kesepahaman yang dimaksudkan untuk mengakhiri permusuhan yang meletus setelah serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari.
Pihak berwenang Swiss mengatakan mereka memfasilitasi pertemuan tersebut dengan menyediakan kondisi diplomatik dan logistik yang diperlukan untuk pembicaraan di wilayah Swiss.
Perjanjian singkat dengan implikasi besar
Meski kesepakatan itu dipuji sebagai terobosan, rinciannya masih sedikit.
Menurut seorang pejabat senior AS, kerangka kerja tersebut telah ditandatangani secara elektronik oleh Presiden AS Donald Trump, Wakil Presiden JD Vance, dan negosiator utama Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf.
Teksnya belum dirilis secara publik, dan negosiator dilaporkan menghadapi perbedaan tajam terkait program nuklir Iran, pelonggaran sanksi, dan navigasi melalui Selat Hormuz.
Vance menggambarkan dokumen itu sebagai "sekitar satu setengah halaman," yang menunjukkan dokumen tersebut berfungsi sebagai kerangka kerja luas daripada penyelesaian yang terperinci.
Meski demikian, rencana penandatanganan di Burgenstock dipandang sebagai langkah signifikan menuju penghentian salah satu konfrontasi regional paling berbahaya dalam beberapa tahun terakhir.
















