DUNIA
2 menit membaca
Kapal pesiar di pusat kekhawatiran hantavirus menuju Belanda saat evakuasi berakhir
Pejabat kesehatan Spanyol mengkonfirmasi bahwa penumpang dari MV Hondius menguji positif untuk hantavirus setelah kapal berangkat menuju Rotterdam.
Kapal pesiar di pusat kekhawatiran hantavirus menuju Belanda saat evakuasi berakhir
Penumpang kapal pesiar asal Spanyol dinyatakan positif hantavirus saat proses evakuasi berakhir. / AP

Menteri Kesehatan Spanyol mengatakan bahwa satu penumpang asal Spanyol dari kapal pesiar MV Hondius dinyatakan positif hantavirus tak lama setelah otoritas menyelesaikan evakuasi kapal tersebut.

Penumpang tersebut tetap tanpa gejala, sementara 13 warga Spanyol lainnya dinyatakan negatif, menurut Menteri Kesehatan Monica Garcia.

Semua tetap dikarantina di sebuah rumah sakit militer di Madrid.

Kapal itu meninggalkan Kepulauan Canary milik Spanyol menuju Belanda pada hari Senin setelah penumpang terakhir turun.

Tiga orang telah meninggal dalam wabah ini, dan delapan kasus kini telah dikonfirmasi secara global.

Ini termasuk seorang perempuan Prancis yang dirawat di unit perawatan intensif di Paris dan seorang warga negara Amerika yang dinyatakan positif setelah menunjukkan gejala ringan.

Di Belanda, 12 anggota staf rumah sakit ditempatkan dalam karantina pencegahan setelah terjadi kesalahan prosedural saat merawat seorang penumpang yang dievakuasi dan terinfeksi.

Peringatan kesehatan global

Garcia menyatakan misi evakuasi "tercapai" setelah dua hari memindahkan 125 orang dari 23 negara.

Kapal tersebut membawa 25 awak, dua tenaga medis, dan jenazah seorang penumpang asal Jerman yang meninggal selama pelayaran.

Diperkirakan tiba di Rotterdam pada 17 Mei untuk disinfeksi.

Strain hantavirus yang terkait dengan wabah ini adalah strain Andes, satu-satunya varian yang diketahui mampu menular antar manusia.

Meskipun MV Hondius berlayar dari Argentina pada 1 April, WHO meyakini infeksi pertama terjadi sebelum pelayaran, diikuti oleh penularan di kapal.

Namun, pejabat Argentina mempertanyakan apakah wabah itu berasal di Ushuaia.

Otoritas kesehatan di beberapa negara kini melacak penumpang dan siapa pun yang mungkin telah melakukan kontak dengan mereka untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

SUMBER:TRT World & Agencies