DUNIA
2 menit membaca
Türkiye pamerkan kekuatan pertahanan di panel KTT NATO di Ankara
Panel di Ankara menyoroti kapasitas produksi Türkiye, kekuatan rantai pasok, serta perannya dalam arsitektur pertahanan sekutu.
Türkiye pamerkan kekuatan pertahanan di panel KTT NATO di Ankara
Para tamu menghadiri resepsi Forum Industri Pertahanan KTT NATO 2026 di kampus Kahramankazan Turkish Aerospace (TUSAS) di Ankara pada 7 Juli 2026. / AA Archive

Industri pertahanan Türkiye disorot sebagai salah satu kontributor utama dalam pencapaian target pencegahan, produksi, dan interoperabilitas NATO. Hal ini mengemuka dalam sebuah panel yang digelar sebagai bagian dari KTT Pemimpin NATO ke-36 di Ankara.

Panel bertajuk “Industri Pertahanan Türkiye sebagai Blok Bangunan Arsitektur Pertahanan NATO” tersebut berlangsung pada hari Rabu di Ankara Palas. Diskusi ini merupakan bagian dari rangkaian acara “Allies in Ankara” yang diselenggarakan atas kerja sama Direktorat Komunikasi Türkiye, Konferensi Keamanan Munich, serta Yayasan Penelitian Politik, Ekonomi, dan Sosial (SETA).

Para peserta panel membahas kapasitas sektor pertahanan Türkiye dan kontribusinya dalam mendukung upaya NATO untuk memperkuat produksi militer, memperkokoh daya getar (deterrence), serta memperdalam interoperabilitas di antara pasukan sekutu.

CEO Roketsan, Murat Ikinci, menyatakan bahwa KTT NATO kali ini sangat krusial dalam merumuskan strategi pertahanan dan pencegahan aliansi di masa depan. Ia menekankan bahwa industri pertahanan Türkiye tidak hanya unggul dalam kemampuan teknologi, tetapi juga memiliki jaringan rantai pasok yang sangat kuat.

Ikinci memaparkan bahwa industri pertahanan Türkiye kini didukung oleh lebih dari 3.500 pemasok. Dari jumlah tersebut, Roketsan sendiri telah bekerja sama dengan lebih dari 2.000 perusahaan untuk menyediakan berbagai solusi pertahanan mutakhir.

Ia juga menambahkan bahwa produk-produk lansiran Roketsan telah diekspor ke lebih dari 50 negara.

Sementara itu, CEO Aselsan, Ahmet Akyol, menyampaikan bahwa meskipun negara-negara anggota NATO telah berkomitmen untuk menaikkan anggaran pertahanan mereka, tantangan utamanya saat ini adalah bagaimana mengubah anggaran tersebut menjadi kemampuan militer yang konkret dalam waktu sesingkat mungkin.

Akyol menilai perang di Ukraina telah mengubah peta strategis industri pertahanan dunia. Fenomena ini membuktikan bahwa keunggulan teknologi saja kini tidak lagi cukup.

Menurutnya, Türkiye merupakan salah satu negara yang paling siap menghadapi lanskap keamanan baru ini berkat kapasitas produksi, ekosistem pertahanan yang dinamis, serta infrastruktur industri yang luas.

Akyol juga menggarisbawahi kontribusi signifikan Aselsan terhadap NATO melalui berbagai proyek dan kerja sama yang dijalankan di negara-negara anggota sekutu.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Menlu 12 negara kecam serangan Israel, desak penghormatan kedaulatan Suriah
Belanda buka konsulat kehormatan di Makassar, perluas kerja sama hingga permudah visa
Indonesia bantah tuduhan AS soal praktik transshipment, sebut berbasis asumsi
Menlu Sugiono kunjungi Australia dan Selandia Baru, perkuat diplomasi Asia-Pasifik
Dialog strategis perdana Indonesia-China akan fokus pada penguatan kemitraan ekonomi
Indonesia dan Jerman perkuat kemitraan ekonomi dan transisi energi
Peringati HUT Kemerdekaan RI di Ankara, Indonesia-Türkiye tegaskan kemitraan strategis
Gempa susulan M5,7 guncang Flores, SAR perluas evakuasi kelompok rentan
BNN gagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair dari Malaysia di perairan Kepri
Perkuat ekspor kayu lestari, RI dan Uni Eropa pererat kemitraan dagang
Cincin Api Pasifik: Fakta penting tentang kawasan paling rawan gempa di dunia
Negara sahabat sampaikan ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia
Palestina sampaikan duka dan solidaritas untuk Indonesia usai gempa mematikan di NTT
Rubio: AS bidik kemitraan mineral kritis dan keamanan maritim dengan Indonesia
Di parlemen Australia, PM Albanese tegaskan Indonesia adalah mitra utama terpenting
Türkiye sampaikan ucapan HUT ke-81 RI, tegaskan kedekatan sebagai ‘Saudara dan Sahabat’
Bantu tanggap gempa NTT, Uni Eropa tawarkan akses satelit Copernicus
Gempa dahsyat 7,7 magnitudo guncang Indonesia, Tim SAR bergerak cepat lakukan penyelamatan mendesak
Indonesia dukung aturan pemberitahuan awal uji rudal balistik jarak jauh
Aktivis serukan boikot Sephora setelah umumkan penjualan produk di Israel