Kapal Angkatan Laut Rusia tiba di Jakarta untuk latihan bersama TNI-AL
Kedatangan kapal-kapal Rusia di Tanjung Priok menjadi bagian dari latihan militer bersama dan kegiatan diplomasi maritim antara Indonesia dan Rusia.
Sejumlah kapal dari Armada Pasifik Angkatan Laut Rusia tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (30/3), menjelang rangkaian kegiatan bersama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL), termasuk latihan manuver dan komunikasi.
Menurut keterangan tertulis dari Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, kapal yang berkunjung antara lain korvet Gromky-335, kapal selam Petropavlovsk Kamchatsky B-274, dan kapal tunda Andrey Stepanov.
Upacara penyambutan di Tanjung Priok dihadiri oleh Panglima Komando Armada III TNI-AL, Brigadir Jenderal Dian Suryansyah, serta Wakil Komandan Pasukan dan Armada Armada Pasifik Rusia untuk wilayah Timur Laut, Laksamana Muda Evgeny Myasoedov. Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, turut hadir dan meninjau langsung armada yang datang.
Dalam kesempatan itu, kedua pihak menegaskan kembali persahabatan panjang dan kerja sama di sektor maritim, serta komitmen untuk memperkuat interaksi guna menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik.
Sebelum latihan bersama dimulai, komandan dan awak kapal Rusia dijadwalkan mengikuti pertemuan kerja, protokol resmi, serta pertandingan olahraga persahabatan dengan rekan-rekan Indonesia.
Kedutaan Rusia juga mengumumkan bahwa publik dapat mengunjungi kapal-kapal tersebut dalam kegiatan open ship pada Selasa (31/3) pukul 10.00–16.00 WIB, dengan pendaftaran terlebih dahulu.
Kunjungan ini menjadi kelanjutan dari hubungan maritim yang telah berjalan lama. Sebelumnya, pada Mei 2025, Indonesia menyambut kapal-kapal Armada Pasifik Rusia untuk latihan bersama dan kunjungan pelabuhan dalam rangka peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia. Kapal-kapal tersebut, termasuk korvet Aldar Tsidenzhapov (339), Rezkiy (343), dan tanker Pechenga, juga turut serta dalam Latihan Laut Multilateral Komodo ke-5 (MNEK) di Bali Februari 2025.