DUNIA
2 menit membaca
Iran sebut telah menyerang 500 situs militer strategis Israel dan AS dalam eskalasi baru-baru ini
Media AS mengutip Komando Pusat sebagai mengatakan bahwa 18 anggota layanan militer Amerika telah terluka parah sejak peluncuran ofensif militer gabungan AS-Israel melawan Tehran.
Iran sebut telah menyerang 500 situs militer strategis Israel dan AS dalam eskalasi baru-baru ini
Rudal balistik Iran menghantam Tel Aviv, Israel. / Reuters
3 Maret 2026

Serangan balasan Iran sejauh ini menargetkan 500 lokasi yang terkait dengan Israel dan AS di Timur Tengah, kata Garda Revolusi pada hari ketiga pertempuran.

"Sejak dimulainya konflik, prajurit pemberani angkatan bersenjata Iran telah menyerang 60 sasaran strategis serta 500 sasaran militer Amerika dan sasaran rezim Zionis (Israel)," kata Garda dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (2/03).

Mereka menambahkan bahwa mereka telah meluncurkan lebih dari 700 drone dan ratusan rudal.

Teheran telah meluncurkan beberapa gelombang rudal balistik dan drone sebagai pembalasan atas serangan bersama AS-Israel ke Iran yang dimulai pada 28 Februari, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan menargetkan situs-situs lain.

Beberapa serangan Iran menargetkan Israel secara langsung, menyebabkan sedikitnya 11 orang tewas (termasuk insiden di Israel tengah seperti Beit Shemesh dan dekat Yerusalem) serta beberapa orang terluka.

Iran juga menyerang aset dan pangkalan militer AS di seluruh kawasan, mengakibatkan setidaknya empat anggota dinas AS tewas dan beberapa lainnya terluka.

Negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah pasukan AS, seperti UEA, Kuwait, Qatar, Bahrain, Arab Saudi, dan Oman, juga menghadapi serangan rudal dan drone Iran secara langsung terhadap situs militer, sipil, dan infrastruktur.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pada Senin bahwa 18 anggota dinas Amerika telah "luka parah" sejak dimulainya ofensif militer bersama AS-Israel terhadap Iran, CNN melaporkan.

Keterangan pembaruan oleh juru bicara Kapten Tim Hawkins mengikuti konfirmasi tentang korban tewas keempat, seorang anggota dinas yang meninggal karena luka yang dideritanya selama gelombang serangan balasan awal Iran.

Sedikitnya 555 orang tewas di seluruh Iran dalam serangan bersama AS-Israel di 131 wilayah sejauh ini, kata Bulan Sabit Merah.

Insiden tunggal paling mematikan terjadi di kota Minab di tenggara Iran, di mana serangan terhadap sebuah sekolah dasar putri menewaskan 180 siswi.

TerkaitTRT Indonesia - Beberapa jet tempur AS jatuh di Kuwait, awak pesawat selamat: Kemenhan Kuwait
SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Bagaimana Türkiye muncul sebagai penyeimbang di tengah perang Iran
AS, Israel meluncurkan 3.000+ amunisi ke Iran dalam 36 jam pertama perang
Bagaimana AS dan Israel melibatkan Tuhan dalam perang melawan Iran
Iran siap hadapi invasi darat AS: diplomat senior
Sri Lanka evakuasi kru kapal Iran kedua setelah serangan mematikan kapal selam AS di lepas pantai
Spanyol nilai upaya minta Trump hentikan serangan Iran ‘sama sekali tidak berguna’
Tokyo desak Iran bebaskan dua warga Jepang yang ditahan
Penyelidikan AS tunjukkan kemungkinan keterlibatan Amerika dalam ledakan sekolah di Iran — laporan
Israel luncurkan serangan udara baru di selatan Beirut, memerintahkan evakuasi
PM Malaysia Anwar Ibrahim dijadwalkan akan hadiri KTT D-8 di Jakarta
Pelajar Myanmar dan Afghanistan hadapi ketidakpastian usai larangan visa studi Inggris
Arab Saudi gagalkan 3 rudal balistik yang menargetkan pangkalan udara Prince Sultan
PM Malaysia Anwar telepon Presiden Erdogan usai rudal balistik menyasar ke Türkiye
Serangan udara Israel tewaskan 12 orang di Lebanon saat eskalasi lintas perbatasan terus berlanjut
Iran menyerang Azerbaijan, Baku mengatakan memiliki hak untuk membalas
Iran menyatakan telah menyerang kapal tanker minyak Amerika di Teluk
Penutupan Selat Hormuz dorong negara kawasan mencari rute ekspor alternatif
Indonesia sampaikan belasungkawa atas wafatnya Ali Khamenei, serukan de-eskalasi
Menlu Indonesia dan Arab Saudi bahas upaya  deeskalasi di Timur Tengah
Menteri P2MI pastikan kondisi pekerja migran Indonesia di Timur Tengah aman