DUNIA
2 menit membaca
Serangan Israel dekat rumah sakit Lebanon tewaskan setidaknya empat orang setelah gencatan senjata AS-Iran
Beberapa serangan udara Israel menghantam posisi yang dimiliki oleh tenaga medis dari otoritas kesehatan Lebanon di Shaqra, menyebabkan beberapa luka.
Serangan Israel dekat rumah sakit Lebanon tewaskan setidaknya empat orang setelah gencatan senjata AS-Iran
Warga memeriksa kerusakan sebuah kedai kopi di lokasi serangan Israel di kota pelabuhan selatan Sidon, Lebanon, Rabu, 8 April 2026. / AP
4 jam yang lalu

Setidaknya empat orang tewas ketika Israel melakukan serangan udara di selatan Lebanon pada Rabu dini hari, dilaporkan oleh Agensi Berita Resmi Lebanon.

Serangan udara menargetkan sebuah bangunan di wilayah Jal al-Bahr dekat Rumah Sakit Hiram, menewaskan empat orang, menurut agensi berita tersebut.

Beberapa serangan lain menargetkan sebuah posisi milik tenaga medis dari otoritas kesehatan di kota Shaqra, menyebabkan beberapa orang terluka.

Sebuah penembakan artileri juga mengenai wilayah Hanniyeh dan Mansouri.

Agensi berita itu juga melaporkan serangan udara di kota-kota Haddatha, Rab Thalathin, kawasan Abbasiya, Kafra, dan Jmeijmeh.

Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada Selasa bahwa ia setuju 'untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu'.

Namun, kantor Netanyahu mengatakan gencatan senjata dua minggu itu 'tidak termasuk Lebanon'.

Lebanon terlibat dalam perang Timur Tengah pada 2 Maret, ketika Israel dan AS memulai perang melawan Iran, menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, memicu kelompok Syiah yang berafiliasi dengan Teheran, Hezbollah, untuk menembakkan rudal ke posisi-posisi Israel.

Sejak itu, Israel meningkatkan serangannya di Lebanon dan memperluas invasinya ke bagian selatan negara itu, menewaskan hampir 1.500 orang di Lebanon dan menyebabkan lebih dari 1 juta orang mengungsi.

Lebih dari 4.500 orang juga terluka dalam serangan Israel, menurut otoritas Lebanon.

TerkaitTRT Indonesia - PBB ungkap hasil penyelidikan awal insiden yang tewaskan tiga prajurit TNI UNIFIL di Lebanon
SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Anwar Ibrahim: Gencatan senjata AS-Iran harus jadi titik balik perdamaian permanen
Pemimpin Asia sambut baik gencatan senjata AS-Iran, harapan stabilitas kawasan menguat
Parlemen AS ajukan pemakzulan kepala Pentagon Hegseth atas perang terhadap Iran
Serangan malam hari menghantam kompleks petrokimia Saudi setelah serangan serupa di Iran
'Ketakutan yang menerus': Warga Lebanon keluhkan perjuangan hidup harian akibat agresi Israel
Aplikasi visa kerja ke Türkiye capai 12.000, Indonesia percepat solusi penempatan
Pemerintah batasi kenaikan tiket pesawat di tengah lonjakan harga avtur
Menlu Sugiono: keselamatan WNI jadi prioritas utama di Timur Tengah
Jepang dorong pembicaraan dengan Iran saat krisis Hormuz ancam jalur energi vital
Puluhan hilang setelah kapal pembawa migran terbalik di perairan dekat Italia
Dari Teluk ke Dunia: Penutupan Hormuz kirim minyak lewati $114, pakar peringatkan pertumbuhan global
Dua minggu banjir, jumlah korban banjir yang melanda Afghanistan dan Pakistan terus bertambah
Serangan terbaru ke Iran tewaskan lebih dari 25, deadline Trump untuk buka Hormuz semakin dekat
Indonesia dan MIKTA dorong evaluasi menyeluruh aspek keselamatan pasukan penjaga perdamaian
Bangladesh melaporkan hampir 100 kematian anak dalam dugaan wabah campak
Mengapa Houthi yang berafiliasi dengan Iran tidak bisa tinggal diam dari perang AS-Israel melawan Tehran?
Serangan drone malam hari menargetkan Arab Saudi, Kuwait, dan Bahrain di tengah konflik Timur Tengah
Harga pangan melonjak akibat biaya energi dan pupuk naik imbas konflik Timur Tengah: FAO
Trump berjanji serang lebih banyak infrastruktur Iran saat negara-negara berusaha buka Selat Hormuz
Apakah Iran menembak jatuh pesawat tempur F-35 milik AS?