POLITIK
1 menit membaca
Trump akan berbicara dengan Maduro, tapi tak menutup kemungkinan pengerahan pasukan ke Venezuela
Pernyataan Trump muncul setelah AS mengerahkan kapal induk terbesar di dunia ke Karibia dan menetapkan Cartel de los Soles sebagai FTO, semakin meningkatkan ketegangan dengan Venezuela.
Trump akan berbicara dengan Maduro, tapi tak menutup kemungkinan pengerahan pasukan ke Venezuela
AS mengerahkan kapal induk terbesar di dunia ke Karibia, memperparah ketegangan yang sudah tinggi. / AA

Presiden Donald Trump mengatakan ia akan berbicara suatu saat dengan presiden Venezuela, Nicolas Maduro, namun tidak menutup kemungkinan menempatkan pasukan AS di negara Amerika Latin tersebut.

Komentar Trump disampaikan pada Senin di tengah peningkatan besar-besaran kehadiran militer AS di lepas pantai Venezuela, yang memicu ketegangan baru. Washington menuduh Maduro memimpin kartel narkoba yang disebut sebagai “teroris.”

“Pada waktu tertentu, saya akan berbicara dengannya,” kata Trump kepada wartawan di Oval Office, sambil menambahkan bahwa Maduro “tidak baik bagi Amerika Serikat.”

Ketika ditanya apakah ia menutup kemungkinan pengerahan pasukan AS di Venezuela, Trump menjawab, “Tidak, saya tidak menutup itu, saya tidak menutup apa pun.”

“Kita hanya harus menangani Venezuela,” katanya. “Mereka mengirim ratusan ribu orang ke negara kami dari penjara-penjara.”

Pada Minggu, AS mengerahkan kapal induk terbesar di dunia ke wilayah Karibia, meningkatkan ketegangan yang sudah tinggi.

Pernyataannya juga menyusul langkah Washington menetapkan Cartel de los Soles yang berbasis di Venezuela sebagai Foreign Terrorist Organization (FTO), yang memberi wewenang hukum lebih luas bagi lembaga-lembaga AS untuk menargetkan entitas yang terkait dengan Maduro, yang dituduh Trump sebagai pemimpin jaringan tersebut.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Mahasiswa UI bawa lima tuntutan dalam aksi di Bundaran HI
Pesan nuklir Rusia: Ancaman, penghalang, atau tanda kelemahan?
Prabowo tegaskan politik bebas aktif di tengah kritik kunjungan luar negeri
Prabowo lantik kepala dan wakil kepala BGN, tunjuk Said Iqbal jadi penasihat khusus presiden
Presiden Korea Selatan tunjuk Han Seong-sook sebagai calon perdana menteri baru
Menko Polkam: Presiden tak beri perlakuan khusus bagi pelaku korupsi
RUU P2SK disepakati, BI bakal ikut fokus dorong sektor riil dan penciptaan kerja
Presiden Prabowo terima Menlu Türkiye Hakan Fidan, bahas Palestina hingga stabilitas Timur Tengah
Dicopot dari kepala BGN, posisi Dadan Hindayana digantikan Nanik S Deyang
Lima kali Trump menegur Netanyahu — dan apa yang terjadi kemudian
Menlu Türkiye Hakan Fidan tiba di Indonesia untuk perkuat kerja sama perdagangan dan pertahanan
Mengapa kebijakan Jerman terhadap China memecah Eropa dan melemahkan ekonominya sendiri
Presiden Prabowo terima kunjungan Wakil Perdana Menteri Qatar, bahas penguatan kerja sama bilateral
Pengadilan Thailand bebaskan tokoh politik progresif dari tuduhan pencemaran nama baik kerajaan
Bagaimana visi Turkik milik Erdogan membentuk ulang kawasan Eurasia
Apa itu ‘anti-weaponisation fund’ Trump: penjelasan dana penyelesaian senilai US$1,8 miliar
Indonesia sebut belum ada komitmen soal akses udara militer AS
Mengapa ekspansi Israel di Siprus Yunani menimbulkan kekhawatiran atas keamanan regional
Xi peringatkan Trump tentang 'bentrokan dan konflik' jika isu Taiwan ditangani dengan buruk — media negara
Trump di Beijing: Dapatkah diplomasi China-AS menstabilkan guncangan energi dan keamanan Asia?