BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Vietnam berlakukan tarif anti-dumping sementara untuk kaca float dari Indonesia dan Malaysia
Kebijakan ini diambil setelah otoritas menilai lonjakan impor dari dua negara Asia Tenggara itu telah menekan produsen lokal secara signifikan, menurut kementerian industri Vietnam.
Vietnam berlakukan tarif anti-dumping sementara untuk kaca float dari Indonesia dan Malaysia
FOTO ARSIP: Sebuah kontainer dimuat ke kapal kargo saat berlabuh di pelabuhan Hai Phong, Vietnam, 16 April 2025. / Reuters

Vietnam akan memberlakukan tarif anti-dumping sementara terhadap impor kaca float bening (colourless float glass) asal Indonesia dan Malaysia mulai pertengahan Februari, menyusul hasil penyelidikan awal yang menemukan dampak merugikan bagi industri dalam negeri.

Dalam pernyataan bertanggal 30 Januari, kementerian industri Vietnam menyebutkan bahwa bea masuk tambahan tersebut akan berlaku selama 120 hari, terhitung sejak 13 Februari. 

Kebijakan ini diambil setelah otoritas menilai lonjakan impor dari dua negara Asia Tenggara itu telah menekan produsen lokal secara signifikan.

Produk dari Indonesia akan dikenai tarif antara 15,17 persen hingga 43,78 persen, sementara kaca float asal Malaysia akan menghadapi bea anti-dumping yang lebih tinggi, yakni 41,07 persen hingga 63,39 persen. 

Pemerintah Vietnam menyatakan perbedaan tarif mencerminkan temuan tingkat dumping yang bervariasi di antara eksportir.

Hasil investigasi pendahuluan menunjukkan volume impor kaca float bening dari Indonesia dan Malaysia tumbuh pesat, dengan rata-rata kenaikan tahunan mencapai 61,82 persen. Meski demikian, data resmi mengenai total impor produk tersebut tidak tersedia di situs Bea Cukai Vietnam.

Menurut kementerian tersebut, langkah sementara ini dimaksudkan untuk menahan laju masuknya produk impor yang berpotensi menimbulkan kerugian “serius dan tidak dapat diperbaiki” bagi produsen domestik. 

Otoritas juga menegaskan akan melanjutkan proses penyelidikan dengan mengumpulkan serta memverifikasi dokumen dan informasi dari para pihak terkait pada tahap berikutnya.

TerkaitTRT Indonesia - Sekjen partai komunis Vietnam To Lam berjanji pertumbuhan ekonomi di atas 10 persen
SUMBER:Reuters
Jelajahi
BPOM dan China perkuat kerja sama pengawasan obat hingga bahan baku farmasi
Pemerintah bidik pembiayaan UMKM naik Rp2.000 triliun untuk genjot produksi
Ekspor CPO Indonesia diproyeksikan turun akibat penerapan biodiesel B50
Tingkatkan keselamatan MRT Jabodetabek, PT MITJ adopsi teknologi presisi Jepang
BEI resmi luncurkan ETF emas fisik pertama untuk tingkatkan pendalaman pasar keuangan
Ekonomi tumbuh 5,29 persen, Bakom RI: Ekonomi Indonesia tetap solid dan semakin berkualitas
Kemendag dan Brasil bahas PTA Indonesia-Mercosur untuk perluas pasar ekspor
Transaksi QRIS capai 12,55 miliar pada semester I 2026, dekati target tahunan Bank Indonesia
Indonesia dorong investasi China dan Rusia untuk proyek kereta Trans Kalimantan
Bank Dunia kucurkan penjaminan 750 juta dolar AS untuk KUR Bank Mandiri
I Squared akuisisi Cella, siapkan ekspansi gudang logistik di Indonesia
Pemerintah tunda penerapan pajak e-commerce hingga November 2026
China luncurkan dua satelit AI, Lampung-1 perkuat kerja sama antariksa dengan Indonesia
Indonesia batasi lima juta akun anak di platform digital melalui PP Tunas
CoreWeave ekspansi ke Indonesia, bangun pusat data AI pertama di kawasan Asia-Pasifik
Pemerintah siapkan stimulus kendaraan listrik, dorong insentif motor listrik dan pembebasan PPN
IHSG memimpin penguatan di Asia Tenggara, nilai tukar rupiah tertekan penguatan dolar
OJK tegaskan komitmen reformasi pasar modal di hadapan investor global
Ekspor Indonesia naik 4,13 persen, lonjakan nikel perkuat industri pengolahan
Perdagangan defisit $450 juta, tekanan eksternal masih membayangi ekonomi Indonesia