DUNIA
2 menit membaca
Iran serang pangkalan udara AS, 7 orang terluka, setelah serangan pada menara komunikasi Hormozgan
Garda Revolusioner mengklaim semua target yang ditentukan telah dihancurkan dalam operasi pembalasan.
Iran serang pangkalan udara AS, 7 orang terluka, setelah serangan pada menara komunikasi Hormozgan
Rudal-rudal Iran dipajang di Museum Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di Teheran, Iran, pada 12 November 2025. / Reuters

Empat anggota militer AS dan tiga kontraktor sipil terluka akibat serangan rudal balistik Iran terhadap pangkalan udara AS di Kuwait pekan lalu, yang dilancarkan sebagai tanggapan atas serangan udara Amerika di selatan Iran, menurut laporan media pada hari Minggu.

Ketujuhnya mengalami luka ringan dan kembali bertugas dalam 24 jam, lapor penyiar CBS News.

Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pihaknya menargetkan pangkalan udara AS di Kuwait sebagai balasan atas serangan udara Amerika di dekat Bandara Bandar Abbas di selatan Iran.

Menurut Kantor Berita Tasnim, IRGC mengatakan serangan balasan itu terjadi pada pukul 04.50 waktu setempat (01.20 GMT), beberapa jam setelah apa yang disebutnya sebagai serangan AS di dekat bandara kota pelabuhan itu menggunakan proyektil udara.

Dalam pernyataan berikutnya, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan serangan rudal tersebut telah "berhasil dicegat oleh pasukan Kuwait."

Ketegangan regional meningkat pada 28 Februari, ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran, memicu Tehran untuk membalas dengan serangkaian serangan drone dan rudal yang mengenai sasaran di berbagai wilayah dan menutup Selat Hormuz.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang bertahan.

Presiden AS Donald Trump kemudian memperpanjang gencatan itu tanpa batas waktu sambil mempertahankan blokade terhadap kapal-kapal yang bepergian ke atau dari pelabuhan Iran melalui jalur perairan strategis tersebut dan sesekali menyatakan bahwa kesepakatan damai sudah dekat.

SUMBER:TRT World & Agencies