BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Lirik potensi energi bersih Gorontalo, UEA siap tawarkan proyek Bendungan Bulango Ulu ke Masdar
Uni Emirat Arab menjajaki peluang investasi energi baru terbarukan di Bendungan Bulango Ulu, Gorontalo, lewat perusahaan energi global asal Abu Dhabi, Masdar.
Lirik potensi energi bersih Gorontalo, UEA siap tawarkan proyek Bendungan Bulango Ulu ke Masdar
Foto udara Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango. Foto: Fikri/berita.gorontaloprov.go.id

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) melirik potensi strategis infrastruktur di kawasan timur Indonesia. Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem Aldhaheri, menyatakan kesiapannya untuk menawarkan peluang investasi pengembangan energi di Bendungan Bulango Ulu kepada perusahaan energi terbarukan terkemuka, Masdar.

Pernyataan tersebut disampaikan Aldhaheri saat meninjau langsung progres pembangunan proyek strategis nasional (PSN) yang berlokasi di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, pada Rabu (12/8).

"Kami telah berkunjung dan menyaksikan langsung pembangunan bendungan ini. Saya kagum serta puas melihat kemajuan pekerjaannya. Guna memberi nilai tambah bagi Gorontalo, kami siap berkolaborasi melalui korporasi UEA, salah satunya Masdar, untuk berkontribusi pada proyek ini," ujar Abdulla.

Masdar (Abu Dhabi Future Energy Company) merupakan entitas milik pemerintah UEA yang berfokus pada pengembangan portofolio energi bersih global, mencakup pembangkit listrik tenaga surya, angin, hingga hidrogen hijau di lebih dari 40 negara.

Bendungan Bulango Ulu, yang dibangun sejak 2019 dan ditargetkan rampung pada tahun 2026, dirancang memiliki kapasitas tampung mencapai 93,549 juta meter kubik dengan luas genangan 549,11 hektare.

Infrastruktur multifungsi ini diproyeksikan menjadi penopang pasokan air bersih bagi sekitar 880.000 jiwa, melayani jaringan irigasi seluas 5.000 hektare lahan pertanian, kawasan destinasi wisata, serta menyimpan potensi pembangkit listrik terbarukan berkapasitas sekitar 80 megawatt (MW).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Dubes UEA didampingi jajaran pejabat pemerintah daerah, antara lain Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim, Kepala Bappeda Wahyudin Katili, dan Kepala Dinas PUPR Aries Ardianto, serta disambut oleh Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo Ali Rahmat.

Terkait
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Kemenkeu lelang delapan seri sukuk negara demi penuhi target pembiayaan APBN
Wamendag: Indonesia catat ekspor F&B $6,25 miliar, tertinggi keempat di ASEAN
BPOM dan China perkuat kerja sama pengawasan obat hingga bahan baku farmasi
Pemerintah bidik pembiayaan UMKM naik Rp2.000 triliun untuk genjot produksi
Ekspor CPO Indonesia diproyeksikan turun akibat penerapan biodiesel B50
Tingkatkan keselamatan MRT Jabodetabek, PT MITJ adopsi teknologi presisi Jepang
BEI resmi luncurkan ETF emas fisik pertama untuk tingkatkan pendalaman pasar keuangan
Ekonomi tumbuh 5,29 persen, Bakom RI: Ekonomi Indonesia tetap solid dan semakin berkualitas
Kemendag dan Brasil bahas PTA Indonesia-Mercosur untuk perluas pasar ekspor
Transaksi QRIS capai 12,55 miliar pada semester I 2026, dekati target tahunan Bank Indonesia
Indonesia dorong investasi China dan Rusia untuk proyek kereta Trans Kalimantan
Bank Dunia kucurkan penjaminan 750 juta dolar AS untuk KUR Bank Mandiri
I Squared akuisisi Cella, siapkan ekspansi gudang logistik di Indonesia
Pemerintah tunda penerapan pajak e-commerce hingga November 2026
China luncurkan dua satelit AI, Lampung-1 perkuat kerja sama antariksa dengan Indonesia
Indonesia batasi lima juta akun anak di platform digital melalui PP Tunas
CoreWeave ekspansi ke Indonesia, bangun pusat data AI pertama di kawasan Asia-Pasifik
Pemerintah siapkan stimulus kendaraan listrik, dorong insentif motor listrik dan pembebasan PPN
IHSG memimpin penguatan di Asia Tenggara, nilai tukar rupiah tertekan penguatan dolar
OJK tegaskan komitmen reformasi pasar modal di hadapan investor global