TÜRKİYE
2 menit membaca
Menteri Luar Negeri Turkiye dan Arab Saudi membahas gencatan senjata di Gaza menjelang pertemuan OKI
Hakan Fidan dan Faisal bin Farhan Al Saud membahas upaya untuk mengamankan gencatan senjata di Gaza, sementara Pertemuan Dewan Menteri Luar Negeri OKI ke-51 akan diadakan di Istanbul pada 21-22 Juni.
Menteri Luar Negeri Turkiye dan Arab Saudi membahas gencatan senjata di Gaza menjelang pertemuan OKI
Percakapan telepon antara dua diplomat terkemuka ini terjadi di tengah serangan Israel yang semakin intensif di Gaza. /Foto: AA / AA Archive

Menteri Luar Negeri Turkiye, Hakan Fidan, melakukan panggilan telepon dengan mitranya dari Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, untuk membahas krisis kemanusiaan yang semakin memburuk di Gaza serta upaya diplomatik yang sedang berlangsung untuk mencapai gencatan senjata, menurut sumber diplomatik Turkiye.

Percakapan tersebut berlangsung pada hari Rabu di tengah serangan Israel yang semakin intensif di Gaza, yang dimulai kembali pada 18 Maret setelah runtuhnya kesepakatan gencatan senjata sementara dan pertukaran tahanan awal tahun ini. Sejak saat itu, setidaknya 4.821 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 15.500 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan di Gaza.

Kedua diplomat senior tersebut juga membahas persiapan untuk pertemuan diplomatik mendatang yang berfokus pada Palestina—terutama sesi ke-51 Dewan Menteri Luar Negeri Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), yang akan diselenggarakan oleh Turkiye di Istanbul pada 21–22 Juni.

Dorongan baru untuk gencatan senjata ini muncul di tengah meningkatnya pengawasan hukum internasional terhadap Israel. Pada November lalu, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di Gaza.

Secara terpisah, Mahkamah Internasional sedang meninjau kasus genosida profil tinggi yang diajukan terhadap Israel atas tindakannya selama agresi di Gaza, yang semakin meningkatkan tekanan diplomatik terhadap Tel Aviv.

SUMBER:TRT World
Jelajahi
Türkiye target perluas jejak dagang di ASEAN usai raih status mitra dialog
Sekjen ASEAN dan Wamenlu Türkiye bahas peluang kerja sama setelah resmi jadi Mitra Dialog
Presiden Erdogan: Perlawanan 15 Juli tak tertandingi dalam sejarah demokrasi global
Indonesia dan Türkiye perkuat kerja sama media dan komunikasi strategis di Jakarta
Peringatan kudeta gagal 15 Juli digelar di Jakarta, panel soroti ketahanan demokrasi Türkiye
Sepuluh tahun, sepuluh suara: Bagaimana kudeta 15 Juli tetap berada di hati warga negara Türkiye
10 tahun setelah kudeta gagal, Erdogan: Türkiye kini lebih kuat dan bersatu
Peristiwa 15 Juli membuktikan Türkiye tidak akan pernah tunduk pada teroris: Menlu Fidan
Erdogan: Gagalnya kudeta 2016 menjadi "deklarasi kemerdekaan" bagi Abad Türkiye
Upaya kudeta yang digagalkan pada 15 Juli: Korban FETO 253 tewas
Kegagalan upaya kudeta 2016 bentuk masa depan Türkiye: Burhanettin Duran
Türkiye peringati 10 tahun kegagalan kudeta 15 Juli, kata Yilmaz
Türkiye menandai 10 tahun upaya kudeta FETO yang gagal
Mehter: Grup musik militer era Ottoman Türkiye dan mengapa menjadi tema konferensi NATO di Ankara
Apa itu sanksi CAATSA dan bagaimana pencabutannya oleh AS akan menguntungkan Türkiye
Presiden Türkiye Erdogan memuji suksesnya KTT NATO, berterima kasih kepada peserta dan penyelenggara
Erdogan: KTT NATO Ankara sebagai 'keberhasilan bersejarah' saat kerja sama pertahanan mendominasi
Pertemuan Trump-Erdogan: AS akan mencabut sanksi terhadap Türkiye, keputusan soal F-35 segera
NATO mengungkap proyek pertahanan multinasional besar yang melibatkan Türkiye
Di tengah konflik kawasan, Türkiye dinilai tetap jadi simbol stabilitas