ASIA
2 menit membaca
BI diperkirakan tahan suku bunga, tekanan inflasi dan Rupiah meningkat
Dalam sebuah jajak pendapat, para ekonom memperkirakan suku bunga Bank Indonesia akan tetap di level 4,75 persen.
BI diperkirakan tahan suku bunga, tekanan inflasi dan Rupiah meningkat
Logo Bank Indonesia terlihat di kantor pusat Bank Indonesia di Jakarta, Indonesia, 2 September 2020. / Reuters

Bank Indonesia (BI) diproyeksikan kembali mempertahankan suku bunga acuannya dalam rapat pekan ini, di tengah tekanan global yang meningkat akibat konflik Iran yang mendorong lonjakan harga energi. 

Seluruh 31 ekonom dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan suku bunga reverse repo 7 hari tetap di level 4,75 persen.

Sikap ini mencerminkan perubahan arah kebijakan setelah sebelumnya BI membuka peluang pelonggaran. Namun sejak Maret, bank sentral Indonesia itu menjadi lebih berhati-hati seiring eskalasi konflik dan dampaknya terhadap inflasi serta nilai tukar.

Inflasi tercatat 3,48 persen pada Maret, mendekati batas atas target BI 1,5–3,5 persen. Di saat yang sama, rupiah telah melemah sekitar 3 persen sepanjang tahun ini, mempersempit ruang bagi pelonggaran moneter meskipun intervensi terus dilakukan.

“Perkembangan terbaru semakin mengarah pada tidak adanya penurunan suku bunga, dipicu arus keluar modal, kenaikan ekspektasi inflasi, dan imbal hasil obligasi akibat perang,” ujar ekonom BCA Elbert Timothy Lasiman. 

Ia juga menyoroti ekspektasi bahwa The Fed akan menahan suku bunga, yang dapat menarik aliran modal keluar dari pasar negara berkembang.

Ke depan, mayoritas ekonom kini memperkirakan BI akan menahan suku bunga sepanjang tahun. Proyeksi inflasi juga naik menjadi sekitar 3,0 persen, dengan risiko meningkat hingga 5 persen jika harga BBM bersubsidi dinaikkan. 

Dalam skenario tersebut, sebagian analis bahkan melihat peluang kenaikan suku bunga di tengah pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan tetap di kisaran 5 persen.

TerkaitTRT Indonesia - BI diperkirakan tahan suku bunga 4,75 persen seiring tekanan eksternal
SUMBER:Reuters
Jelajahi
Buktikan keaslian, Jokowi bakal tunjukkan ijazah SD hingga S1 di sidang Roy Suryo
Bea Cukai sita pakaian bekas impor ilegal Rp53,9 miliar di Jakarta dan Kalimantan
Tekan biaya logistik, Presiden Prabowo resmikan 1.151 kilometer jalan daerah di 37 provinsi
Bantah tuduhan korupsi laptop, Nadiem Makarim curhat sempat cemas saat ditunjuk jadi mendikbud
Penembakan mematikan di sekolah Filipina sudah 'direncanakan': polisi
Hadapi tensi global, Sekjen ASEAN sodorkan 5 prioritas strategis baru bersama China
Tiga tewas, beberapa luka-luka dalam penembakan di sekolah di Filipina
Prabowo sahkan revisi UU Polri, atur penugasan sipil hingga batas usia pensiun
Gunung Ile Lewotolok erupsi, kolom abu mencapai 600 meter di atas puncak
Dua produsen komponen otomotif Jepang di Jatim bersiap relokasi ke Vietnam, ancam PHK ribuan pekerja
Indonesia pantau dampak kesepakatan damai AS-Iran terhadap harga BBM nasional
Indonesia siap terapkan biodiesel B50 mulai 1 Juli, uji coba tunjukkan hasil positif
Polisi kerahkan ribuan personel untuk kawal aksi massa di lima titik Jakarta Pusat
Gempa M5,5 guncang perairan Kepulauan Sangihe, BMKG: tidak ada potensi tsunami
Indonesia amankan dana pembangunan senilai  $17 miliar dari AIIB
Thailand hidupkan lagi proyek koridor megah senilai Rp542 triliun saingi Selat Malaka
Eksekusi lahan Hotel Sultan ricuh, Wamensesneg ungkap arahan Prabowo tarik aset negara
Presiden Taiwan desak AS segera setujui penjualan senjata senilai US$14 miliar
Jepang perketat aturan drone di sekitar zona larangan terbang
BNPB: Gempa M 6,7 di Sulteng sebabkan 109 warga terdampak, 32 terluka