PERANG GAZA
2 menit membaca
UNRWA: Pengusiran, kekerasan Israel di Tepi Barat meningkat meski gencatan senjata di Gaza
'Pengurangan pasukan di Gaza tidak boleh menjadi kesempatan untuk memperketat cengkeraman pendudukan di tempat lain,' kata Direktur UNRWA di Tepi Barat
UNRWA: Pengusiran, kekerasan Israel di Tepi Barat meningkat meski gencatan senjata di Gaza
Buldoser Israel menggali jalan sebabkan gedung apartemen tidak dapat digunakan dengan bahan peledak di Tubas, Tepi Barat pada 19 Oktober 2025. / AA
22 Oktober 2025

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) melaporkan pada hari Rabu bahwa kampanye penghancuran dan pengusiran paksa oleh Israel terus berlanjut di Tepi Barat yang diduduki.

“Masa depan Gaza dan Tepi Barat adalah satu kesatuan. Penurunan ketegangan di Gaza seharusnya tidak menjadi kesempatan untuk memperketat cengkeraman pendudukan di tempat lain,” kata Roland Friedrich, Direktur Urusan UNRWA untuk Tepi Barat yang diduduki, melalui platform X.

Sebuah perjanjian gencatan senjata mulai berlaku di Gaza pada 10 Oktober, berdasarkan rencana bertahap yang diajukan oleh Presiden AS Donald Trump.

Friedrich menyoroti adanya peningkatan signifikan dalam kekerasan oleh pemukim dan perluasan permukiman di seluruh Tepi Barat, “mendorong komunitas Palestina yang rentan dari tanah mereka di tengah kondisi yang semakin memaksa—membuka jalan bagi aneksasi.”

Menurut data pihak Palestina, pemukim ilegal Israel telah melakukan 7.154 serangan terhadap warga Palestina dan properti mereka di seluruh Tepi Barat sejak Oktober 2023, menewaskan 33 warga Palestina dan menggusur 33 komunitas Badui.

Kamp-kamp pengungsi di wilayah utara seperti Jenin, Tulkarm, dan Nur Shams juga telah dikosongkan, karena penduduk dilarang keras kembali ke kamp-kamp tersebut di bawah kebijakan yang sama, tambah direktur tersebut.

TerkaitTRT Indonesia - Mesir mendesak tindakan cepat PBB untuk mengesahkan misi pemeliharaan perdamaian di Gaza

Ia menegaskan kembali kesiapan UNRWA untuk bekerja sama dengan semua pihak "untuk memastikan hasil yang komprehensif yang dapat menjadi dasar perdamaian dan stabilitas bagi seluruh wilayah Palestina yang diduduki."

Sejak Oktober 2023, perang genosida Israel telah menewaskan lebih dari 68.200 orang dan melukai lebih dari 170.300 orang di Jalur Gaza, menurut kementerian kesehatan di Gaza.

Tepi Barat yang diduduki juga menyaksikan peningkatan tajam dalam serangan selama periode yang sama, dengan setidaknya 1.056 warga Palestina tewas, sekitar 10.300 terluka, dan lebih dari 20.000 orang, termasuk 1.600 anak-anak, ditahan, menurut data resmi Palestina.

SUMBER:Anadolu Agency
Jelajahi
Jaksa Agung Israel memanggil Netanyahu dalam penyelidikan kebocoran dokumen rahasia
Raja Yordania apresiasi Prabowo atas konsistensi Indonesia dukung Palestina dan solusi dua negara
Distribusi Pasukan Perdamaian di Jalur Gaza
Membungkam Yerusalem: Larangan Israel pada media Palestina adalah upaya tutupi kejahatan zionis
Masjid dibakar di Tepi Barat yang diduduki sementara kekerasan ilegal penghuni Israel meningkat
Ramadan di Gaza: Warga Palestina berduka atas hilangnya tradisi di tengah perjuangan bertahan hidup
Hari kelima Ramadan, puluhan pemukim ilegal Israel serbu Masjid Al-Aqsa
14 negara, 3 organisasi kecam pernyataan Dubes AS soal ekspansi wilayah Israel di Timur Tengah
Dana rekonstruksi Gaza siap menerima donasi: Kepala Bank Dunia
AS: Indonesia ditunjuk sebagai wakil komandan pasukan ISF di Gaza
5 negara termasuk Indonesia berkomitmen kirimkan pasukan ke Gaza dalam KTT Dewan Perdamaian (BoP)
Inilah semua yang perlu Anda ketahui tentang Dewan Perdamaian Gaza Trump
Türkiye kecam upaya 'aneksasi' Israel di Tepi Barat yang diduduki selama sidang DK PBB
Israel memerintahkan penyitaan lahan di Tepi Barat Utara yang diduduki, target situs arkeologi kunci
Menteri ekstremis Israel desak pemindahan paksa warga Palestina dari Tepi Barat dan Gaza
Indonesia dan 7 negara lainnya mengutuk deklarasi Israel atas tanah di Tepi Barat
Menlu RI hadiri sidang DK PBB soal Palestina usai pertemuan dengan Sekjen PBB dan utusan Palestina
Indonesia, negara-negara Muslim kecam keputusan Israel menyita tanah di Tepi Barat yang diduduki
Indonesia, negara-negara Muslim kecam keputusan Israel menyita tanah di Tepi Barat yang diduduki
Persiapan misi Gaza dipercepat, 1.000 pasukan Indonesia disiapkan awal April