Indonesia–Jerman perkuat diplomasi maritim dengan Forum Kemitraan Biru di Hamburg
Indonesia dan Jerman kembali menegaskan komitmen bersama untuk membangun kemitraan maritim yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat diplomasi ekonomi kedua negara di sektor kemaritiman.
Indonesia dan Jerman menegaskan penguatan kemitraan strategis di sektor kemaritiman melalui penyelenggaraan Indonesia–Germany Blue Partnership Forum (IGBPF) 2025 yang berlangsung di Hamburg pada 8–9 Desember 2025. Forum ini menjadi platform penting bagi kedua negara dalam mendorong kerja sama maritim yang berorientasi pada inovasi dan keberlanjutan.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Berlin dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hamburg, dengan fokus diskusi “Smart Seas, Sustainable Future”.
Sekitar 80 perwakilan lintas sektor dari Indonesia dan Jerman turut ambil bagian, mewakili asosiasi maritim, sektor pelabuhan dan perkapalan, BUMN, perusahaan swasta, startup teknologi, lembaga riset, serta kalangan akademisi.
Forum dibuka secara resmi oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Jerman, Abdul Kadir Jailani, yang menyoroti urgensi kerja sama lintas negara dalam menghadapi tantangan global di sektor kemaritiman. Ia menegaskan bahwa sinergi internasional harus dibarengi dengan terobosan teknologi dan langkah konkret.
“Kolaborasi, inovasi, dan aksi nyata dibutuhkan menjawab tantangan global kemaritiman,” ujar Abdul Kadir Jailani.
Percepatan transisi energi
Agenda yang dibahas mencakup penguatan ekonomi biru dan percepatan transisi energi maritim rendah emisi, pengembangan digitalisasi pelabuhan dan logistik menuju konsep smart and green ports, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia maritim, termasuk peluang penempatan pelaut Indonesia di kawasan Eropa.
Pada hari kedua, delegasi Indonesia melaksanakan kegiatan benchmarking dan kunjungan lapangan ke berbagai otoritas dan pelaku utama industri maritim Jerman di Hamburg. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Hapag-Lloyd, sebagai bagian dari upaya mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan pelabuhan modern dan inovasi logistik.
Melalui penyelenggaraan IGBPF 2025, Indonesia dan Jerman kembali menegaskan komitmen bersama untuk membangun kemitraan maritim yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat diplomasi ekonomi kedua negara di sektor kemaritiman.