Jumlah korban tewas akibat banjir bandang terbaru di provinsi Sulawesi Utara, meningkat menjadi 16 orang, sementara tiga orang masih dinyatakan hilang, menurut otoritas setempat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia mengatakan pada Selasa (06/01) malam bahwa setidaknya 22 orang luka-luka dan 682 orang mengungsi setelah banjir melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro pada Senin.
BNPB mengatakan otoritas menyatakan status darurat selama 14 hari mulai Senin, memberi kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengambil langkah-langkah luar biasa, termasuk pengerahan personel, peralatan, dan bantuan kemanusiaan.

Banjir bandang melanda beberapa bagian kabupaten kepulauan tersebut setelah hujan lebat, merusak rumah, infrastruktur, dan fasilitas umum.
Tim pencarian dan penyelamatan terus melakukan upaya untuk menemukan tiga orang yang hilang, kata badan itu.
Belakangan, Indonesia kerap dilanda banjir bandang dan longsor karena curah hujan yang intens dan kondisi medan yang rentan.
Secara terpisah, banjir di Pulau Sumatra sejak akhir November telah menewaskan sedikitnya 1.178 orang, sementara 148 lainnya masih hilang, menurut data dari badan penanggulangan bencana.

















