PERANG GAZA
2 menit membaca
8 Negara Muslim termasuk Indonesia mengecam perlakuan Israel terhadap aktivis GSF
Menlu dari 8 negara tersebut menilai tindakan Ben-Gvir sebagai bentuk perlakuan yang “memalukan, merendahkan, dan tidak dapat diterima.”.
8 Negara Muslim termasuk Indonesia mengecam perlakuan Israel terhadap aktivis GSF
Salah satu aktivis GSF asal Indonesia saat tiba di Tangerang usai ditahan oleh Israel.

Para menteri luar negeri dari delapan negara mayoritas Arab dan Muslim melontarkan kecaman keras terhadap tindakan Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, terkait perlakuannya terhadap para aktivis dalam flotilla bantuan menuju Gaza yang ditahan oleh otoritas Israel.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis pada Minggu, negara-negara yang terdiri dari Türkiye, Mesir, Indonesia, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab menilai tindakan Ben-Gvir sebagai bentuk perlakuan yang “memalukan, merendahkan, dan tidak dapat diterima.”

Kecaman ini muncul setelah beredarnya video yang menunjukkan Ben-Gvir mengejek para aktivis yang saat itu dalam kondisi ditahan, bahkan beberapa di antaranya tampak ditahan di tanah.

Sejumlah peserta flotilla, yang sebelumnya berupaya mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza, juga mengaku mengalami kekerasan fisik selama masa penahanan. Namun, klaim tersebut dibantah oleh otoritas penjara Israel.

Para menteri menegaskan bahwa tindakan mempermalukan tahanan secara publik merupakan “serangan yang tercela terhadap martabat manusia” sekaligus pelanggaran nyata terhadap kewajiban Israel berdasarkan hukum humaniter internasional dan hukum hak asasi manusia. 

Mereka juga menyoroti adanya pola tindakan provokatif dan ujaran yang dinilai menghasut kekerasan terhadap warga Palestina di wilayah pendudukan.

Menurut pernyataan tersebut, tindakan semacam itu berpotensi memperburuk ketegangan, “memicu kebencian dan ekstremisme,” serta menghambat upaya menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan, termasuk melalui solusi dua negara.

Sebagai penutup, kedelapan negara mendesak adanya pertanggungjawaban atas tindakan Ben-Gvir serta langkah konkret untuk menghentikan pelanggaran berulang.

Mereka juga menekankan pentingnya perlindungan hak asasi manusia, perlakuan yang manusiawi terhadap seluruh tahanan, serta kepatuhan terhadap hukum internasional di wilayah Palestina yang diduduki.

TerkaitTRT Indonesia - Situasi kemanusiaan di Gaza tetap memburuk, kata LSM internasional
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Türkiye, Indonesia, 6 negara lainnya tolak rencana permukiman ilegal E1 Israel di wilayah Palestina
Türkiye mencari pemberitahuan merah Interpol terhadap Netanyahu atas serangan terhadap konvoi Gaza
Israel tandai tahanan Palestina dengan nomor, mengingatkan kenangan akan kamp Nazi
Indonesia dan 7 negara kecam penolakan Israel atas peta jalan damai Gaza
Paus Leo desak Israel akhiri kekerasan terhadap Palestina di Tepi Barat yang diduduki
Ketua MPR RI serukan penghentian konflik Timur Tengah dan tegaskan dukungan untuk Palestina
Indonesia kecam penolakan Israel atas peta jalan pemulihan Gaza, desak implementasi Resolusi PBB
Baznas RI dan Yordania perkuat bantuan kesehatan bagi warga Palestina
Indonesia, Türkiye dan negara muslim kecam serangan Israel di Gaza, desak patuhi hukum internasional
Indonesia, negara Muslim gelar pertemuan di Yordania perkuat dukungan bagi Yerusalem dan Palestina
Indonesia kecam serangan Israel di Gaza, desak penghentian operasi militer
Indonesia kecam eskalasi kekerasan di Tepi Barat, desak dialog diplomasi
Relawan Indonesia laporkan Netanyahu ke Kejagung atas dugaan kejahatan kemanusiaan armada Gaza
Gembala-gembala Palestina kehilangan tanah seiring pemukiman Israel meluas
Penduduk Israel ilegal menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa, meneriakkan slogan-slogan provokatif
AS luncurkan serangan baru terhadap Iran saat Trump mengatakan kesepakatan masih 'mungkin' tercapai
Palestina desak PBB bertindak terkait penahanan Direktur RS Gaza Dr Hussam Abu Safiya
Israel teken kesepakatan US$2,3 miliar untuk perluas permukiman ilegal di Tepi Barat
Israel kembali membunuh 8 warga Palestina di Gaza, termasuk anak berusia 9 tahun bernama Tala
Juru bicara Hamas Hazem Qassem dilaporkan selamat dari upaya pembunuhan oleh Israel