ASIA
2 menit membaca
Thailand luncurkan kemitraan global untuk perangi penipuan online lintas negara
Thailand bersama sejumlah negara dan PBB meluncurkan inisiatif internasional untuk memerangi penipuan online. Kejahatan ini ditaksir merugikan korban hingga miliaran dolar AS per tahun, dengan banyak jaringan beroperasi di Asia Tenggara.
Thailand luncurkan kemitraan global untuk perangi penipuan online lintas negara
PM Thailand Anutin Charnvirakul menjawab pertanyaan wartawan pada Global Partnership Against Online Scams di Bangkok. / AP

Upaya global melawan penipuan online resmi diluncurkan dalam konferensi internasional yang digelar di Bangkok, Rabu–Kamis. Forum tersebut diselenggarakan Kementerian Luar Negeri Thailand bersama United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC).

Konferensi ini menghasilkan pembentukan Global Partnership Against Online Scams, sebuah kemitraan internasional yang bertujuan memperkuat kerja sama lintas negara dalam menghadapi kejahatan penipuan digital yang kian terorganisasi.

Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, dalam pidato kuncinya menegaskan bahwa penipuan online mencerminkan persoalan yang lebih dalam. Menurutnya, kejahatan ini menunjukkan adanya kerentanan bersama yang tidak bisa diatasi oleh satu negara saja.

“Penipuan online mengungkap masalah kolektif yang membutuhkan respons global,” ujar Anutin.

Kesepakatan kemitraan ditandatangani oleh Thailand, Bangladesh, Nepal, Peru, dan Uni Emirat Arab. Kerja sama ini mencakup komitmen politik, penegakan hukum, perlindungan korban, peningkatan kesadaran publik, serta kolaborasi lintas batas.

Selain pemerintah dan lembaga internasional, sektor swasta turut terlibat dalam konferensi ini. Sejumlah perusahaan teknologi global seperti Meta dan TikTok memberikan dukungan.

Meta, perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, memaparkan laporan ancaman yang menyoroti meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan oleh jaringan penipuan. Perusahaan tersebut juga menjelaskan langkah-langkah dan protokol yang diterapkan untuk menekan aktivitas penipuan di platform media sosialnya.

Asia Tenggara selama ini disebut sebagai salah satu basis utama sindikat penipuan online berskala internasional, yang menargetkan korban dari berbagai negara dengan modus penipuan investasi, asmara online, hingga penyalahgunaan teknologi digital.

TerkaitRazia pusat judi dan penipuan online Myanmar, 1.600 WNA ditangkap - TRT Indonesia - TRT Indonesia
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Korea Selatan desak tindakan global untuk mengatasi program nuklir Korea Utara
Warga Nabire turun ke jalan, desak penarikan pasukan militer di Papua
Presiden Prabowo lantik enam pejabat baru dalam perombakan kabinet
Polisi tetapkan 13 tersangka dalam dugaan kekerasan di tempat penitipan anak Yogyakarta
Anggaran belanja militer Asia-Oseania melonjak, tekanan geopolitik menjadi dorongan utama
Harga avtur naik, pemerintah tanggung pajak tiket pesawat ekonomi selama 60 hari
Kementerian ESDM mulai uji coba B50 ke kereta api, pemerintah RI tegaskan kemandirian energi
Pemerintah RI kembali tegaskan tidak akan tarif Selat Malaka, soroti kebebasan berlayar
Rupiah melemah lewati Rp17.000 per dolar AS saat gencatan senjata AS-Iran semakin tidak pasti
Jepang bentuk gugus tugas keuangan untuk tangani risiko siber terkait kerentanan AI
Indonesia-Korea Selatan perkuat kemitraan berkelanjutan antisipasi kebakaran hutan dan lahan
Indonesia dan Filipina sepakat perkuat keamanan maritim serta ketahanan energi
Indonesia pimpin pusat komando ASEAN lawan polusi asap lintas batas
TNI AU dan RSAF pererat kemitraan strategis, fokus pada latihan tempur dan bantuan kemanusiaan
Indonesia pimpin kolaborasi data keselamatan penerbangan Asia Pasifik di Bali
Kamboja tuntut permintaan maaf dari Wall Street Journal atas sorotan judul 'Scambodia'
Indonesia kaji proposal akses udara AS, Menlu Sugiono: kedaulatan tetap jadi prioritas
Menkeu Purbaya soroti potensi Selat Malaka, usulkan kaji rencana pungutan pajak kapal
Uji jalan biodiesel B50 rampung Mei, pemerintah RI siapkan tahap pemeriksaan mesin
Kunjungi Laos, Wamenlu Anis bahas penguatan diplomasi dan kerja sama lintas sektor